PT SS dan PT SPS Teken MoU dengan Koperasi Kemenkopolhukam

Hermansyah
643 view
PT SS dan PT SPS Teken MoU dengan Koperasi Kemenkopolhukam
Directur PT SS, H Juprizal SThi SH MH saat teken MoU bersama Koperasi Kemenkopolhukam RI.

JAKARTA, datariau.com - Upaya Pemkab Siak untuk memajukan Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB) berada di Kawasan Pelabuhan Tanjung Buton dalam menunjukan tren positif. PT Sarana Pembangunan Siak ( SPS) sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan PT Samudera Siak (SS) berusaha mendatangkan investor, baik asing maupun lokal.

Terbaru, PT SPS yang ditugasi Pemkab Siak dalam mengelola Kawasan Pelabuhan Tanjung Buton dan PT SS merupakan Badan Usaha Pelabuhan (BUP) bekerjasama dengan KSOP Kelas II Tanjung Buton Kementrian Perhubungan RI dalam pengelolaan Pelabuhan Industri Tanjung Buton (KITB).

Kesepakatan bekerjasama dengan Koperasi Kemenkopolhukam tertuang dalam Memorandum of Understanding (MoU) yang ditandatangani langsung oleh Ketua Koperasi Kemenpolhukam, Nizamul SE MM merupakan Kepala Biro Perencanaan dan Organisasi Kemenkopolhukam dan Direktur PT SS, Juprizal SThi SH MH serta Direktur PT SPS, Bob Novitriansyah SE MM, Rabu (20/7/2022) di Jakarta.

Penandatanganan MoU itu, turut disaksikan oleh Bupati Siak diwakili Asisten II Setda Siak, H Hendrisan, SSos MSi dan Komisaris PT SPS Drs L Budi Yuwono MSi dan Kemenkopolhukam, Brigjen Bambang Pristiwanto, SH MM merupakan Ketua Satker Saber Pungli, Laksamana Pertama Sidhiq Mustofa Karo Hukum dan Peraturan, I Gde Nyoman Agus GM Koperasi, Kolonel (Pnrb) Parimeng Manajer Koperasi serta pengurus lainnya dari Koperasi Kemenkopolhukam.

Dalam MoU tersebut, para pihak sepakat mengelola dan mengembangkan pelabuhan dan Kawasan Pelabuhan Tanjung Buton sesuai dengan program pemerintah pusat, melakukan sinergi antar lembaga swasta dalam pembangunan yang berkelanjutan.

"Kami berharap, kerjasama ini saling memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. Sehingga kita dapat maju bersama-sama, dan mampu menghadapi tantangan di masa depan dengan lebih baik, terutama membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar kawasan," harap Direktur PT SS, Juprizal usai penandatangan MoU.

Dikatakan dia, pembangunan dan kemajuan Kawasan Pelabuhan dan Industri Tanjung Buton tentu saja memiliki dampak positif kepada masyarakat sekitar kawasan. Sebab, kemajuan satu daerah jelas memberikan efek bagi peningkatan fasilitas umum dan kesejahteraan masyarakat.

"Pembangunan pelabuhan dan Kawasan Pelabuhan Tanjung Buton bukan hanya semata-mata demi keuntungan perusahaan, dan Pemkab Siak, lebih dari itu tujuannya demi kesejahteraan masyarakat Siak umumnya, dan masyarakat sekitar kawasan Pelabuhan Tanjung Buton khususnya," ujar Bob Novitriansyah menambahkan.

Diketahui, KITB merupakan wilayah pengembangan kawasan strategis provinsi dan kawasan strategis nasional. KITB sendiri sudah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 sebagai salah satu kawasan industri prioritas pengembangan.

Saat ini, beberapa investor sudah mulai berinvestasi di kawasan tersebut.

"Dengan dilakukan MoU ini, maka PT SPS dan PT SS merupakan bagian dari Koperasi Kemenkopolhukam, oleh karena itu kami siap bersinergi dan mengamankan serta menjamin kelancaran bisnis, dan investasi di KITB," ujar Brigjen Pol Bambang. (rls/man)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)