Pemda Kampar Kembali Tetapkan 20 Lokus Stunting

datariau.com
1.243 view
Pemda Kampar Kembali Tetapkan 20 Lokus Stunting

BANGKINANG KOTA, datariau.com - Walaupun angka stunting di Kabupaten Kampar sudah mulai menurun, namun Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar terus berupaya menggesa pencegahan stunting dengan kembali menetapkan beberapa Lokus Stunting.

Demikian disampaikan Bupati Kampar H Catur Sugeng Susant SH MH diwakili Kaban Bapeda Ardi Mardiansyah SSTP melalui Sekretaris Yusdiyen Hadinata SSi MSi, pada rapat rembuk stunting yang dilaksanakan di ruang rapat Kantor Bapeda Kampar di Bangkinang Kota, Jum'at (21/1/2022).

Didampingi Kebid Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Andika Yuli Pratama SSTP MSi, Yusdiyen menjelaskan bahwa yang menjadi lokus stunting di wilayah Kabupaten Kampar sesuai dengan prevalensi di atas 20 % untuk tahun 2022 adalah sebanyak 20 lokus atau desa.

Dimana sebelum lokus telah ditetapkan dan dilaksanakan pada tahun 2019 menjadi lokus sebanyak 10 desa, tahun 2020 sebanyak 14 desa, serta tahun 2021 sebanyak 16 desa atau lokus.

Walaupun penurunan angka sudah menurun, namun di satu sisi masih tingginya tingkat kekurangan gizi pada anak-anak yang berakibat pada tingginya angka stunting secara umum di Indonesia.

Untuk itu berbagai langkah dan upaya dilakukan oleh pemerintah termasuk Pemda Kampar diantaranya penandatanganan Komitmen Pemerintah untuk mengurangi dan mencegah Stunting.

"Adapun strategi yang diambil untuk percepatan tersebut adalah dengan mendorong dan memperkuat usaha konvergensi intervensi terhadap penyebab langsung (intervensi gizi spesifik) maupun terhadap penyebab tidak langsung (intervensi gizi sensitif),? terangnya.

"Untuk diketahui, walaupun kita terus meningkatkan lokus dalam program cegah stunting bersama instansi terkait, namun angka stunting Kabupaten Kampar terus mengalami penurunan," pungkas Yusdi. (das/kmf)

Tag:Stunting
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)