BEKASI, datariau.com - Tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Kabupaten Bekasi terus bergulir. Salah satu tahapan penting dalam proses tersebut adalah penyampaian visi, misi, dan program kerja calon kepala desa kepada masyarakat sebagai calon pemilih.
Hal itu turut dilakukan calon Kepala Desa Satria Jaya, Nyampe Jamaluddin, S.Pd., dalam kegiatan penyampaian visi dan misi yang digelar pada Selasa malam, 25 Agustus 2026.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 20.00 WIB hingga selesai tersebut berlangsung di Kantor Sekretariat RT 009/RW 014, Perum Griya Satria Pesona, Desa Satria Jaya, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Acara berlangsung dalam suasana tertib, aman, hangat, dan penuh antusiasme. Sejumlah warga hadir untuk mendengarkan secara langsung gagasan serta rencana yang ditawarkan Nyampe Jamaluddin apabila mendapat kepercayaan untuk memimpin Desa Satria Jaya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua RT setempat, Agung Hariyanto, beserta jajaran, Ketua Tim Pemenangan Widi Germanto, serta warga Perumahan Griya Satria Pesona.
Baca juga:Pilkades Serentak 2027 Semakin Dekat, Ini Tahapan, Aturan Baru, dan Hal Penting yang Wajib Diketahui
Dalam kesempatan itu, Nyampe Jamaluddin memaparkan visi, misi, dan sejumlah program kerja yang menjadi bagian dari komitmennya untuk membangun Desa Satria Jaya. Penyampaian dilakukan secara terbuka agar masyarakat dapat mengenal lebih dekat arah kebijakan serta gagasan pembangunan yang akan dibawanya.
Nyampe menekankan pentingnya tata kelola pemerintahan desa yang transparan, dapat dipercaya, serta mampu mengikuti perkembangan teknologi dan tuntutan era digitalisasi.
"Saya akan mewujudkan tata kelola pemerintahan Satria Jaya yang transparan dan dapat dipercaya dengan perangkat desa yang mengerti era digitalisasi," ujar Nyampe Jamaluddin.
Menurutnya, penguatan tata kelola pemerintahan merupakan salah satu fondasi penting dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Pemerintahan desa, kata dia, harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi sehingga pelayanan publik dapat berjalan lebih efektif, terbuka, dan mudah diakses masyarakat.
Selain tata kelola pemerintahan, sektor pendidikan juga menjadi salah satu perhatian utama yang disampaikan Nyampe. Ia menilai persoalan keterbatasan kuota dan zonasi sekolah masih menjadi pekerjaan rumah yang perlu mendapatkan perhatian serius.
"Kita akan bangun sarana pendidikan dari SD, SMP hingga SMA karena ini menjadi PR yang setiap tahun terjadi, di mana kuota dan zona yang terbatas. Kita sudah ada lahan 30 hektare, jadi kita akan bangun di situ," tambahnya.
Baca juga:Kebijakan Sepihak Kades Tarai Bangun Rombak Nomor Urut RW, Seluruh Warga Terpaksa Ganti KTP
Ia berharap ketersediaan lahan tersebut dapat menjadi peluang untuk menghadirkan fasilitas pendidikan yang lebih memadai bagi masyarakat Satria Jaya. Dengan tersedianya sarana pendidikan di wilayah desa, masyarakat diharapkan tidak lagi menghadapi persoalan keterbatasan daya tampung maupun jarak dalam mengakses pendidikan.
Penyampaian visi dan misi tersebut mendapat perhatian dari warga yang hadir. Antusiasme masyarakat terlihat dari kehadiran serta perhatian mereka selama kegiatan berlangsung.
Partisipasi warga dalam kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam proses Pilkades. Melalui penyampaian visi dan misi secara langsung, masyarakat memiliki kesempatan untuk mengetahui gagasan, program, serta komitmen calon kepala desa sebelum menentukan pilihan.
Nyampe Jamaluddin juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendukung berbagai cita-cita pembangunan yang telah disampaikan. Ia menilai dukungan masyarakat menjadi bagian penting agar program yang direncanakan dapat diwujudkan secara nyata.
"Saya berharap dukungan dan doanya dari warga agar apa yang kita cita-citakan dapat terealisasi," tutupnya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi tetap aman, tertib, dan kondusif. Pertemuan tersebut sekaligus mencerminkan komunikasi yang terbuka antara calon kepala desa dan masyarakat dalam menyambut tahapan Pilkades Kabupaten Bekasi.
Dengan penyampaian visi, misi, dan program kerja secara langsung, warga Satria Jaya diharapkan dapat semakin memahami arah pembangunan yang ditawarkan masing-masing calon dan menggunakan hak pilihnya secara bijak dalam menentukan pemimpin desa ke depan.***
Baca juga:Tak Sengaja Bakar Lahan, Warga Desa Tarai Bangun Ditangkap Polisi