Masih Ada Warnet Buka Sampai Larut Malam, Pemdes Tarai Bangun Jangan Diam

2.643 view
Masih Ada Warnet Buka Sampai Larut Malam, Pemdes Tarai Bangun Jangan Diam
Ilustrasi.
TAMBANG, datariau.com - Keresahan para orangtua di Desa Tarai Bangun Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar, atas kondisi warung internet yang buka hingga larut malam di daerah itu semakin mengkhawatirkan.

"Kami kewalahan menjaga anak-anak, alasannya mencari tugas ke warnet, ternyata sampai larut malam tak pulang-pulang. Setelah ditelusuri di semua warnet ternyata dia main game online di warnet di dekat simpang Tarai," ungkap Ilyas, Jumat (14/8/2015).

Keberadaan warnet game online yang membuat anak ketagihan memainkannya, membuat orangtua pelajar juga memohon kepada pemilik warnet untuk membuat aturan agar tidak menyerang anak-anak mereka lagi.

"Tolong lah disaring yang boleh masuk main game. Kalau anak-anak ditanyakan betul mau cari apa di warnet, kalau tugas silahkan, kalau main game tolong dilarang," papar Hasni, warga lainnya.

Kepada Pemerintah Desa Tarai Bangun, warga juga berharap agar melakukan pengawasan ketat terhadap keberadaan usaha warnet yang lebih menonjolkan game, bukan untuk kepentingan pendidikan.

"Buat sebuat aturan agar pengusaha warnet tidak semata-mata mencari keuntungan namun mengorbankan generasi kita. Atur jam buka warnet dan awasi secara ketat. Jangan diam begini, pengaruh jangka panjangnya sangat mengkhawatirkan," pinta warga.

Sebab, menurut warga, semenjak menjamurnya warnet game online yang buka hingga larut malam di Desa Tarai Bangun, kondisi keamanan menjadi buruk. "Sekarang tak bisa tinggalkan barang di luar, tabung gas kosong bisa hilang, sekolah dibongkar, sendal bagus pun kalau tinggal di luar rumah hilang. Kita menduga ini kerjaan anak-anak yang sudah ketagihan game online," ujarnya.

Kepala Desa Tarai Bangun Andra Maistar dikonfirmasi mengenai hal ini belum membalas pesan singkat yang dilayangkan wartawan. (nova)


JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)