Ia menambahkan, pemberdayaan perempuan tidak selalu harus dimulai melalui program berskala besar. Melalui keterampilan sederhana seperti kerajinan tangan, perempuan dapat membangun rasa percaya diri, meningkatkan kemampuan berkreasi, sekaligus membuka peluang usaha rumahan yang memiliki nilai ekonomi.
Baca juga:Mahasiswa KUKERTA Berdampak UNRI 2026 Gelar Pelatihan Pembuatan Tepache dari Limbah Kulit Nanas di Desa Aliantan
Melalui Workshop CharmCraft, mahasiswa KKN FBN Universitas Riau Kelompok Sidomulyo Timur 2026 berharap kegiatan tersebut menjadi langkah awal dalam memperkuat peran perempuan sebagai individu yang kreatif, produktif, dan mandiri. Dengan keterampilan yang dimiliki, ibu-ibu PKK diharapkan mampu mengembangkan produk kerajinan yang tidak hanya menjadi hobi, tetapi juga bernilai ekonomi serta berkontribusi terhadap pemberdayaan perempuan dan peningkatan kesejahteraan keluarga di Kelurahan Sidomulyo Timur.***