Listrik Padam Sampai Pagi, Blackout Sumatera Terulang Kembali: Pemerintah dan PLN Didesak Lakukan Langkah Konkret

datariau.com
96 view
Listrik Padam Sampai Pagi, Blackout Sumatera Terulang Kembali: Pemerintah dan PLN Didesak Lakukan Langkah Konkret

PEKANBARU, datariau.com - Pemadaman listrik massal atau blackout yang melanda sebagian besar wilayah Sumatera sejak Jumat (22/5/2026) malam hingga Sabtu pagi memicu gelombang keluhan masyarakat, khususnya di Kota Pekanbaru. Ribuan warga mengaku mengalami kerugian akibat listrik padam mendadak sejak waktu Maghrib tanpa pemberitahuan resmi yang jelas.

Blackout tersebut menyebabkan aktivitas rumah tangga, usaha kecil, layanan digital, hingga jaringan telekomunikasi lumpuh dalam durasi tidak singkat. Di sejumlah titik di Pekanbaru, lampu lalu lintas mati total sehingga memicu kemacetan panjang dan meningkatkan risiko kecelakaan pada malam hari.

Gangguan mulai terjadi sekitar pukul 18.44 WIB. PLN menyebut sistem interkoneksi Sumatera Bagian Utara dan Sumatera Bagian Tengah mengalami pemisahan jaringan yang menyebabkan padam total di sejumlah wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, hingga Riau.

Sejumlah warga Pekanbaru mengaku mengalami kerugian ekonomi akibat blackout tersebut. Pelaku UMKM makanan dan minuman menyebut bahan dagangan rusak karena lemari pendingin tidak berfungsi semalaman. Sementara pekerja digital, pengemudi transportasi online, hingga pedagang yang bergantung pada pembayaran elektronik juga kehilangan pendapatan akibat jaringan internet dan listrik yang terputus.

“Dari habis Maghrib sampai pagi listrik mati. Makanan di kulkas rusak, sinyal juga hilang. Kalau seperti ini terus masyarakat kecil yang paling dirugikan,” keluh seorang warga Kecamatan Tampan yang videonya ramai dibagikan di media sosial Instagram.

Baca juga:Blackout Sumatera: Listrik Tiba-tiba Padam Massal Sejak Maghrib hingga Pagi Hari, Pelanggan PLN Merugi


Di berbagai platform media sosial seperti Instagram dan Facebook, tagar terkait “blackout Sumatera” menjadi perbincangan hangat sejak Jumat malam. Warganet ramai mengunggah kondisi kota yang gelap gulita, lampu merah mati, antrean SPBU, hingga keluhan sinyal telepon yang hilang total.

Keluhan juga diarahkan kepada minimnya informasi resmi saat pemadaman berlangsung. Banyak warga mengaku tidak mendapatkan kepastian kapan listrik kembali normal. Kritik terhadap lambatnya respons PLN ramai muncul di media sosial maupun kolom komentar media online.

Manager Komunikasi PLN UID Riau dan Kepulauan Riau, I Komang Gede Sastrawan, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dan menyebut gangguan masih dalam tahap penelusuran. PLN menyatakan gangguan terjadi akibat terpisahnya sistem interkoneksi Sumatera Utara dan Sumatera Tengah.

Baca juga:Pemadaman Listrik Massal Lumpuhkan Sejumlah Wilayah Sumatera, Begini Penjelasan PLN


Sementara itu, sejumlah laporan awal menyebut dugaan gangguan berasal dari jalur transmisi interkoneksi 275 kV yang menjadi tulang punggung distribusi listrik Sumatera. Ada pula indikasi gangguan dipicu faktor cuaca dan gangguan jaringan transmisi.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)