Kopi Indonesia Tembus Pasar Dunia

Ruslan
1.038 view
Kopi Indonesia Tembus Pasar Dunia
Foto: Net

DATARIAU.COM - Sejumlah UKM Indonesia yang bergerak pada usaha kopi berhasil menembus dan memperluas akses pasarnya ke Amerika Serikat (AS) melalui ajang Ajang Specialty Coffee Expo 2021.

Staf Ahli Menteri Koperasi dan UKM Bidang Hubungan Antarlembaga sekaligus ketua delegasi Indonesia pada kesempatan pameran tersebut, Luhur Pradjarto, mengatakan, para pelaku UKM kopi tersebut difasilitasi oleh Kementerian Koperasi dan UKM dalam upaya memperluas akses pasar produk kopi Indonesia pada kegiatan Specialty Coffee Expo.

Ajang tersebut berlangsung di Ernest N Morial Convention Center, New Orleans, pada 30 September sampai 3 Oktober 2021.

Pada kesempatan pameran, Kementerian Koperasi (Kemkop) dan UKM memberikan fasilitasi kepada enam pelaku UKM sektor kopi yang berasal dari wilayah Jawa Tengah, Jawa Barat, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Timur, dan Sumatera Utara.

Mereka menampilkan kopi jenis robusta dan arabika dari berbagai area Nusantara termasuk di antaranya, Mandhailing (Sipirock Coffee Koperasi Lestari), Toraja (PT Madalle Kopinta), dan Temanggung (Identix Coffee), serta Sundanika Coffee.

?Partisipasi pada event Specialty Coffee Expo 2021 ini bekerja sama dengan Atase Pertanian pada Kedutaan Besar Republik Indonesia di Washington DC, AS,? kata Luhur.

Kopi saat ini telah menjadi salah satu produk dan juga komoditas yang paling dicari di seluruh dunia, karena memiliki nilai ekonomi yang tinggi ketika saling diperdagangkan ke negara lain.

?Saya berharap melalui pameran ini, kopi Indonesia akan mengalami peningkatan permintaan khususnya dari pasar Amerika Serikat serta negara lain dunia,? ujarnya.

Ia menekankan bahwa Kemkop dan UKM akan terus mendukung pelaku sektor kopi Indonesia dalam meningkatkan pemasaran produk kopi Indonesia di pasar Amerika Serikat melalui fasilitasi pada pameran Specialty Coffee Expo 2021 ini.

Pameran tersebut dianggap strategis bagi segmen pasar kopi Indonesia karena diikuti oleh kurang lebih 200 pelaku usaha produsen kopi dan peralatan pengolah kopi dari 30 negara, seperti Colombia, Guatemala, Honduras, Ethiopia, Puerto Rico, Turki, Rwanda, Belgia, Korea Selatan.

?Estimasi potensial order yang dapat dibukukan sementara adalah senilai 2,172 juta dolar AS atau lebih dari 31 miliar rupiah untuk jenis kopi Arabika,? katanya.

Sejumlah negara yang telah melayangkan order dan sample order di antaranya Turki, Arab Saudi, Peru, Jepang, Korea Selatan, Finlandia, dan Amerika Serikat.

Bahkan Gubernur Provinsi Risaralda dari Columbia, Victor Manuel Tamayo Vargas, menyatakan apresiasinya terhadap kopi Indonesia dan mengundang kehadiran pelaku usaha kopi Indonesia untuk berpromosi di negaranya secara langsung pada tahun ini.

Tag:Kopi
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)