SMM PANEL INDO

Empat Hari Gebrakan Literasi di Rohil, Lembaga Tepak Sirih Tutup Festival dengan Pendampingan Anak SD

datariau.com
63 view
Empat Hari Gebrakan Literasi di Rohil, Lembaga Tepak Sirih Tutup Festival dengan Pendampingan Anak SD

ROKAN HILIR, datariau.com - Empat hari penuh kegiatan edukatif akhirnya mencapai puncaknya. Lembaga Tepak Sirih Kabupaten Rokan Hilir resmi menutup Festival Kampung Literasi 2026 dengan menggelar pendampingan literasi bagi anak-anak Sekolah Dasar (SD) di Kepenghuluan Batu Hampar, Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan (TPTM), Kabupaten Rokan Hilir, Ahad (9/8/2026).

Penutupan Festival Kampung Literasi 2026 tersebut menjadi momentum untuk memperkuat gerakan literasi di tengah masyarakat, khususnya dalam menumbuhkan minat baca dan membangun kebiasaan belajar sejak usia dini.

Festival yang berlangsung sejak 6 hingga 9 Agustus 2026 itu dipusatkan di Sekretariat Lembaga Tepak Sirih, Kepenghuluan Batu Hampar. Beragam kegiatan literasi digelar selama empat hari dengan melibatkan masyarakat dari berbagai kalangan.

Baca juga:Festival Kampung Literasi 2026 Segera Digelar, Lembaga Tepak Sirih Teken Kerja Sama dengan Badan Bahasa


Sekitar 130 peserta mengikuti rangkaian kegiatan tersebut. Mereka berasal dari kalangan guru TK, masyarakat, ibu-ibu PKK, serta anak-anak SD di wilayah Tanah Putih Tanjung Melawan.

Kegiatan ini terlaksana berkat dukungan penuh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia.

Lembaga Tepak Sirih sendiri merupakan salah satu komunitas yang terpilih dan lolos menerima bantuan komunitas literasi tahun 2026. Dukungan tersebut kemudian dimanfaatkan untuk menghadirkan berbagai program yang bertujuan memperkuat ekosistem literasi di tingkat masyarakat.

Selama festival berlangsung, peserta mendapatkan sejumlah materi dan pelatihan. Di antaranya pelatihan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) dan Perpustakaan Desa, pelatihan mendongeng dan membaca nyaring, serta pendampingan literasi anak.

Baca juga:Lembaga Tepak Sirih Lolos Seleksi Bantuan Literasi Kementerian Pendidikan 2026


Pelatihan TBM dan Perpustakaan Desa diarahkan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengelola ruang baca sebagai pusat pembelajaran. Sementara pelatihan mendongeng dan membaca nyaring memberikan bekal kepada peserta agar mampu menyampaikan bahan bacaan secara lebih menarik, terutama kepada anak-anak.

Puncak kegiatan kemudian difokuskan pada pendampingan literasi anak SD. Anak-anak diajak mengikuti aktivitas membaca dan pembelajaran secara interaktif sehingga kegiatan literasi tidak terasa sebagai aktivitas yang monoton.

Pendekatan tersebut diharapkan mampu menumbuhkan ketertarikan anak terhadap buku sekaligus membangun budaya membaca sejak usia sekolah dasar.

Ketua Lembaga Tepak Sirih Kabupaten Rokan Hilir, Muhammad Sarbaini yang akrab disapa Rahmat Pantun, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Festival Kampung Literasi 2026.

"Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak. Terima kasih juga kepada para narasumber yang jauh-jauh kami undang dari Kota Dumai dan Kota Pekanbaru, Provinsi Riau," ujar Rahmat Pantun.

Baca juga:Pemenang Festival Meriam Buluh Ke-6 Tahun 2026 Resmi Diumumkan


Ia menilai dukungan berbagai pihak menjadi faktor penting dalam pelaksanaan kegiatan, terutama karena gerakan literasi membutuhkan kolaborasi antara komunitas, masyarakat, pendidik dan pemerintah.

Rahmat Pantun berharap Festival Kampung Literasi tidak berhenti setelah rangkaian kegiatan tahun ini berakhir. Ia ingin kegiatan tersebut dapat menjadi agenda tahunan yang terus dikembangkan di Kabupaten Rokan Hilir.

"Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini, melainkan dapat menjadi agenda tahunan yang terus mendapatkan dukungan dari berbagai elemen masyarakat dan pemerintah demi meningkatkan kualitas literasi di daerah," harapnya.

Baca juga:Media Online Data Riau Dukung Pelestarian Budaya Festival Meriam Buluh Ke-6 di TPTM Rohil


Menurutnya, penguatan literasi harus dilakukan secara konsisten dan dimulai dari lingkungan terdekat. Anak-anak sebagai generasi penerus perlu mendapatkan akses terhadap bahan bacaan dan kegiatan edukatif yang mampu memperluas wawasan serta mendorong kreativitas mereka.

Dengan berakhirnya Festival Kampung Literasi 2026, Lembaga Tepak Sirih berharap semangat yang telah dibangun selama empat hari tidak ikut berakhir. Pendampingan anak, penguatan TBM dan perpustakaan desa, serta peningkatan kemampuan masyarakat diharapkan terus berjalan sebagai bagian dari gerakan literasi berkelanjutan di Rokan Hilir.

Dari Kepenghuluan Batu Hampar, gerakan tersebut diharapkan menjadi pemantik bagi semakin kuatnya budaya membaca dan belajar di tengah masyarakat Rohil.***

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)