Dituding Perkosa 3 Anak Kandungnya di Luwu Timur, Ini Pengakuan sang Ayah: Itu Fitnah, Saya Normal

Yessi Novriani
1.145 view
Dituding Perkosa 3 Anak Kandungnya di Luwu Timur, Ini Pengakuan sang Ayah: Itu Fitnah, Saya Normal
Ilustrasi (Foto: pojoksatu.id)

S diketahui bercerai dengan R pada tahun 2017. Namun, sejak Agustus 2016, mereka sudah pisah ranjang. Alasan perceraian itu tidak dijelaskan oleh S karena terkait privasi seseorang.

"Saya pisah rumah sebelum cerai. Sejak ada pertengkaran pada Agustus 2016 lalu kayaknya saya tinggalkan rumah dengan pakaian di badan saja. Setelah beberapa minggu, saya putuskan ceraikan dia. Dan resmi cerai 2017," tuturnya.

S memilih keluar dari rumah, membiarkan anak dan mantan istrinya menempati rumahnya di kawasan Malili, Luwu Timur.

Meski sudah cerai, komunikasi mereka terjalin sangat baik. S mengaku masih dan rutin mengunjungi ketiga anaknya tersebut. S kerap menjemput ketiga anaknya untuk berbelanja hingga sekolah.

"Untuk ketemu anak usai cerai masih sering. Bahkan antar jemput ke sekolah. Dalam seminggu tidak menentu. Karena mamanya juga sering chat saya untuk jemput anak, karena sekolahnya jauh. Biasa juga tinggal di rumah, dititipkan kalau (lagi) ke Makassar," ujarnya.

S tak menyebut apa profesi mantan istrinya itu.

Karena hubungan dengan mantan istri dan anaknya sangat baik, sehingga S pun kaget ketika dilaporkan ke polisi terkait dugaan pemerkosaan anak. Dia tidak menyangka, mantan istrinya melakukan hal tersebut. Dia syok dan merasa difitnah.

"Jadi kayak berhalusinasi ini. Saya normal. Masa sampai begitu. Apalagi diisukan ikut kakak, ikut teman. Orang tua dari mana tega lihat anaknya dibegitukan," pungkas S. (*)


Source: Kumparan.com

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)