SIAK, datariau com - Bupati Siak Drs H Alfedri MSi di dampingi Wakil Bupati Siak H Husni Merza BBA MM pimpin rapat Sinkronisasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Kabupaten Siak, bertempat di Balairung Datuk Empat Suku Komplek Perumahan Abdi Praja, Rabu (17/11/2021).
Turut hadir dalam rapat ini, Sekretaris Daerah Kabupaten Siak Arfan Usman, Ketua DPRD Kabupaten Siak Indra Gunawan, Kajari Siak Dharma Bella, Para Asisten, Kapolsek, Danramil, Pimpinan OPD dan Camat se-Kabupaten Siak.
Beberapa hal yang menjadi topik pembahasan dalam rapat ini, Bupati Siak Drs H Alfedri MSi lebih memfokuskan kepada pembahasan mengenai penanganan Covid-19 dan vaksinasi di Kabupaten Siak saat ini.
Bupati Siak Drs H Alfedri MSi dalam arahannya menyampaikan, terkait penanganan Covid-19 di Kabupaten Siak hingga tanggal 16 November 2021 ini, kasus terkonfirmasi positif 0, total dirawat 0, dan penambahan kasus Covid-19 juga 0. Dari jumlah kasus keseluruhan sebanyak 9.682, dinyatakan sembuh 9.330 dan meninggal 352 orang.
"Oleh sebab itu, tentu untuk penanganan covid ini kedepan tetap harus kita terapkan prokes, terutama dilingkungan aparat kita. Dari ASN dan Honorer, hingga ke perangkat kecamatan dan kampung, walaupun sudah landai namun kemungkinan akan ada varian baru," sebutnya.
Sementara terkait dengan pelaksanaan vaksinasi, lanjutnya, dari target 70 persen penduduk Kabupaten Siak yaitu 344.157, sampai hari ini jumlah di vaksinasi dosis 1 sebanyak 132.678 dengan persentase 38,55 persen. Dosis-2 sebanyak 87.686 dengan persentase 25,48 persen, dan dosis-3 sebanyak 1.797 dengan persentase 67,035 persen. Jumlah yang belum divaksinasi sebanyak 211.479 dengan persentase 61,45 persen.
"Stok vaksin kita ada 78.650, diharapkan dengan terlaksana nanti vaksinasi sebanyak 78.650 ini, progres 38 persen bisa meningkat menjadi 56-58 persen. Sehingga masih ada 20 persen lagi yang harus kita minta vaksin, untuk dilaksanakan vaksinasi di tengah masyarakat dengan prioritas lansia dan anak sekolah," ujarnya.
Wakil Bupati Siak Husni Merza menyampaikan, terkait target pencapaian vaksinasi memang perlu ada strategi, khususnya untuk Dinas Kesehatan dan Satgas Covid-19. Menghitung dari data 38,5 persen ada 132.678 yang di vaksin dosis-I, diperkirakan 1 persen saja bisa dilakukan vaksinasi/hari perlu 3.500-4.500 orang yang harus di vaksin.
Anggapan akhir tahun ini dapat efektif bekerja 30 hari, berarti akan memvaksin sekitar 104 ribu orang.
"Kalau dengan hitung-hitungan begini, jika Kadis Kesehatan dengan tim vaksinatornya bisa siap fisik, mental, dan bekerja dengan giat dalam 30 hari efektif, bisa mencapai 70 persen vaksinasi dosis-1 atau lebih kurang 240 ribu dari target 344,157 bisa tervaksin di akhir Desember ini," kata Husni.
"Sehingga bersisa 30 persen yang bisa kita selesaikan ditahun 2022, tentu hal ini akan mempercepat target kita dalam mencapai herd immunity yang menjadi tujuan kita," ucapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPRD Kabupaten Siak Indra Gunawan menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Siak dan Unsur Forkompinda. Dimana telah melakukan penanganan dalam pencegahan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Siak hingga angka terkonfirmasi positif menurun drastis.
"Tentunya kita tidak boleh terlena dengan wabah ini, karena kita tidak nampak wabah ini tentunya dari kita dulu. Dan kita menghimbau kepada masyarakat agar tetap mematuhi prokes," pungkasnya.(rls)