SIAK, datariau.com - Sekertaris Daerah Kabupaten Siak Drs H Arfan Usman MPd apresiasi Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Riau dalam mewujudkan penguatan Program Riau Hijau.
Aksi nyata oleh DLHK Provinsi Riau tersebut, dengan membagikan sebanyak 10.000 bibit pohon produktif kepada masyarakat. Selain itu, pelestarian satwa liar burung dilindungi dalam rangka perebutan piala 'Gubernur Riau Cup 2022'
Sekretaris Daerah Kabupaten Siak Arfan Usman menyambut baik kegiatan tersebut, karena penguatan Riau Hijau dan Pelestarian Satwa Liar Burung yang dilindungi yang ditaja DLHK Provinsi Riau di Kecamatan Tualang.
?Kami atas nama Pemkab Siak mengapresiasi dan menyambut baik atas kegiatan ini, kita berharap kegiatan ini memiliki manfaat bagi masyarakat," kata Arfan.
"Khususnya bagi warga kampung yang menerima bibit dan dibagikan secara gratis oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Riau," ucap Arfan di Tualang, Ahad (4/12/2022).
Dia mengucapkan terima kasih atas terpilihnya Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak sebagai titik awal pelaksanaan penguatan Program Riau Hijau dan Pelestarian Satwa Liar Burung dirangkaian Gubernur Riau Cup 2022 ini.
?Program Riau Hijau ini kelanjutan Siak Kabupaten Hijau yang sama-sama memiliki konsep pelestarian alam serta pembangunan berkelanjutan dalam mendukung target Indonesia Forestry and Other Land Uses (FOLU) Net-Sink 2030 dimana targetnya adalah tingkat serapan karbon sektor tambang dan penggunaan lahan lainnya sudah berimbang,? jelas dia.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Riau, Makmun Murod mengatakan, Program Riau Hijau yang merupakan kelanjutan Siak Hijau berupaya semaksimal mungkin dalam meningkatkan kualitas lingkungan hidup dan menurunkan emisi gas rumah kaca.
Upaya itu melalui tiga rencana aksi, pertama meningkatkan pengendalian kerusakan dan pencemaran lingkungan hidup, kedua meningkatkan kwalitas pengelolaan sumber daya alam (SDA) dan yang ketiga meningkatkan bauran energi dari sumber energi terbarukan.
?Dinas LKH Riau hari ini, sudah mengubah orientasi pemanfaatan, dulunya kita berorentasi kepada kayu, tetapi hari ini sudah di rubah perizinan yang kami terbitkan itu lebih ke arah restorasi ekosistem," cakap Makmun Murod.
"Alhamdulillah, ini sejalan dengan perusahaan yang menjadi mitra kami, antara lain PT RAPP yang memiliki program yang sangat baik dalam rangka menciptakan lingkungan yang baik,? ungkapnya.
Dia juga mengapresasi sebanyak 10.000 bibit pohon dibagikan kepada Kesatuan Pengelola Hutan (KPH) Mandau Kabupaten Siak yang menyelenggarakan berbagai event salah satunya pembagian bibit 10 ribu pohon.
?Ini adalah bibit pohon yang mampu mendongkrak perekonomian warga, jenis bibitnya ada durian, manggis, mangga, matoa, pinang, pohon aren dan banyak lagi," jelas Makmun.
"Kami pesan mohon bibit ini ditanam dan dijaga serta dipelihara. Pohonnya berbuah, buahnya dapat di jual, inilah salah satu upaya kita mewujudkan Riau Hijau,? ujarnya.
Pada kesempatan itu, Sekda Siak dan Kadis LHK Provinsi Riau menyerahkan bibit pohon secara simbolis kepada perwakilan Kampung Binaan Kesatuan Pengelola Hutan (KPH) Mandau Kabupaten Siak sekaligus penanaman pohon di area GOR Tualang.(***)