Tidak Puas dengan Kinerja Pemerintahan, Ratusan Massa Demo di Kantor Bupati Kuansing

Ruslan
913 view
Tidak Puas dengan Kinerja Pemerintahan, Ratusan Massa Demo di Kantor Bupati Kuansing
Gambar: riauterkini
Ratusan masyarakat Kenegerian Teluk Kuanta datangi Kantor Bupati Kuansing. Aksi terkait tidak puasnya masyarakat dengan pemerintahan Mursini-Halim.

TELUK KUANTAN, datariau.com - Ratusan massa yang tergabung dalam masyarakat Kenegerian Teluk Kuantan mendatangi kantor bupati Kuansing Rabu (24/10/2018) sore. Kedatangan ratusan massa tersebut disambut langsung Bupati Mursini dan Sekda Dr Dianto Mampanini SE MT Kedatangan massa tersebut terkait tidak puasnya masyarakat dengan pemerintahan Mursini-Halim (MH) yang sudah berjalan tiga tahun terakhir.

Selain kantor bupati, massa yang berjumlah sekitar 300 san orang tersebut juga mendatangi kantor DPRD Kuansing. Saat penyampaian orasi tersebut, nampak hadir Datuk Bisai, Ediyanus Herman, Korlap Rustam Salam, Datuak Penghulu Nan Berompek Kenegerian Teluk Kuantan, seperti Teddy Oscar, Raja Efendi, Alsir Ali Hasan dan ammrizal.

Ketua panitia sekaligus orator, Emil Harda menyampaikan bahwa pemerintahan MH kurang respon terhadap tuntutan masyarakat kenegerian Teluk Kuantan. Padahal, lanjut Emil Harda, penyumbang suara terbesar MH adalah kenegerian Teluk Kuantan.

"Sejak pemerintahan MH, kami melihat banyak kebijakan yang berbeda pandangan, sehingga terkadang terkesan berlawanan antara bupati, Wabup dan Sekda. Sehingga masyarakat menjadi bingung. Bahkan beberapa waktu lalu sempat heboh terkait cekcok antara bupati dan Wabup. Inikan membuat malu," ujar Emil Harda.

Selain itu, dalam tuntutan tersebut, masyarakat Kenegerian Teluk Kuantan juga menyoroti hubungan antara eksekutif dengan legislatif. Pemandangan tersebut sering terlihat pada acara yang diselengarakan oleh pihak eksekutif, ketua DPRD tidak hadir.

"Masih segar dalam ingatan kita saat pelantikan Bupati dulu. Ketua DPRD tidak hadir. Ini terkesan bahwa DPRD sebagai lembaga oposisi. Kita berharap, kedepan, pemerintah dengan legislatif bergandeng tangan membangun Kuansing ke arah yang lebih baik," pinta Emil Harda.

Emil Harda menambahkan, banyaknya bangunan yang terbengkalai di Kuansing menjadi contoh tidak keseriusan pemerintah. 

"Coba lihat pasar modern, Hotel Kuansing, gedung Abdurrauf. Tidak terawat dan sebagian sudah hancur. Itu belum termasuk jalan masuk kampus Uniks yang berlumpur," ujar Emil Harda.

Sampai pukul 15.00 WIB, ratusan massa sedang melakukan orasi di gedung DPRD Kuansing. Belum ada tanggapan resmi dari Pemkab Kuansing dan DPRD Kuansing terkait aksi ratusan masyarakat tersebut.

Editor
: Ruslan Efendi
Sumber
: riauterkini.com
Tag:
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)