Tersentuh Kisah Remaja Korban Bencana Palu, WNI di Singapura Berniat Adopsi Galang

847 view
Tersentuh Kisah Remaja Korban Bencana Palu, WNI di Singapura Berniat Adopsi Galang
kompas.com

DATARIAU.C0M - Pasca bencana yang menimpa Sulawesi Tengah September lalu, banyak kisah tragis yang ditinggalkan. Salah satunya kisah dari seorang remaja belasan tahun bernama Galang.

Namun ternyata, masih ada yang ingin menghiburnya. Seorang warga negara Indonesia di Singapura bernama Devi Nurin (27) mengutarakan niatnya ingin mengadopsi salah seorang anak korban bencana di Palu, Sulawesi Tengah, bernama Galang.

Niat ini diungkapkannya setelah melihat kisah Galang dalam sebuah video yang diunggah di media sosial Instagram. Galang adalah salah satu anak yang kehilangan kedua orangtuanya saat bencana likuefaksi terjadi akhir September lalu.

Ia mengisahkan bagaimana saat ayah dan ibunya tertelan lumpur dan belum ditemukan hingga saat ini. Kisahnya diunggah akun Instagram @Indonesiamuda.official dalam video berdurasi 60 detik.

"Ketika itu Galang langsung menangis, mamak masuk dalam tanah. Jadi waktu masuk dalam tanah langsung ditutup tanah begini," ujar Galang sambil menahan tangis.

"Kakak saya itu lihat jelas depan begini. Semua orang mendoakan ibu dan bapak, semoga ibu dan bapak selamat di akhirat," kata dia.

Di unggahan itu, Devi kemudian mengutarakan niatnya dengan memberikan komentar dan meninggalkan kontak pribadi. Dia berharap seseorang dapat memberikan informasi terkait Galang.

"Saya ingin mengadopsi anak ini, beritahu saya bila anak ini mau. Ini WA saya +6586414143," tulisnya. Advertisment Saat dihubungi Kompas.com, Rabu (17/10/2018) sore, Devi membenarkan bahwa ia ingin mengadopsi seorang anak yatim piatu.

"Saya dengan suami memang sudah lama ingin mengadopsi anak yatim, kemudian melihat Galang jadi tergerak untuk melaksanakan keinginan kami itu," ujarnya.

Saat ini pernikahannya bersama sang suami sudah dikaruniai seorang anak. Namun, ia tetap ingin mengadopsi seorang anak yang lain.

Adapun, suaminya bekerja di industri semikonduktor di Singapura. "Saya sudah memiliki anak, Insya Allah sebagai bentuk amal," tutur Devi.

Devi mengaku sudah mendapatkan sedikit informasi mengenai keberadaan Galang. Namun, ia masih terus mencari informasi yang lebih akurat.

"Tapi yang saya inginkan itu langsung dapat informasi dari yang membuat video. Dan mudah-mudahan Allah memudahkan jalannya untuk berkomunikasi langsung dengan Galang," ujarnya.

Editor
: Diana Maulina
Sumber
: kompas.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)