Tanpa SLO, RSUD Selasih Gunakan Dua Genset Tegangan Tinggi

1.014 view
Tanpa SLO, RSUD Selasih Gunakan Dua Genset Tegangan Tinggi
google.com


PANGKALANKERINCI, datariau.com - Dua Generator Set (Genset) bertegangan tinggi yang digunakan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Selasih Pangkalan Kerinci belum mendapat Sertifikat Laik Operasi (SLO).

Masing-masing tegangan mesin tersebut adalah 300 Klilovolt Ampere (KVA) dan 500 KVA.

Padahal, sesuai dengan Undang-undang nomor 30 tahun 2009 tentang ketenagalistrikan pasal 44 menyebutkan instalasi tenaga listrik yang beroperasi wajib memiliki SLO.

Genset diatas 200 KVA harus mengantongi SLO sebelum digunakan oleh pemiliknya baik swasta, perorangan, maupun instansi pemerintah.

RSUD Selasih memakai dua genset tersebut untuk memenuhi kebutuhan arus di lingkungan rumah sakit. Seperti kelistrikan hingga ketersediaan air, menjadi kebutuhan utama rumah sakit.

Kedua genset itu diletakan di sebelah kanan gedung RUSD berdekatan dengan instalasi air dan telihat dari tepi Jalan Hangtuah SP 6 Desa Makmur, Pangkalan Kerinci.

"Tapi cukup bahaya, karena sampai sekarang belum ada Sertifikat Laik Operasinya (SLO). Padahal sudah bertahun-tahun digunakan," terang sumber yang meminta namanya tak dituliskan.

Sertifikak Laik Operasi (SLO) dibutuhkan untuk kemanan dan kenyamanan pemakaian pembangkit listrik bertegangan tinggi. Termasuk penggunaan instalasi serta jaringan yang sesuai dengan standarisasinya.

Sertifikat itu dikeluarkan oleh badan independen bersertifikasi.

Saat dikonfirmasi terkait hal ini, Direktur Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD Selasih Pangkalan Kerinci, dr Zul Anwar, membenarkan pihaknya belum mengantongi SLO atas penggunaan dua unit Genset bertegangan 300 dan 500 KVA.

Sertifikat tersebut sedang diurus melalui badan independen di Pekanbaru.

"Memang belum, sekarang sedang diurus. Kamikan masih baru di RSUD. Jadi sembari melengkapi apa yang kurang-kurang dari manajemen sebelumnya, termasuk SLO ini," kata Zul Anwar, Rabu (31/10/2018).

Zul Anwar menerangkan, pihaknya akan membenahi seluruh kekurangan yang ada di RSUD, termasuk izin-izin yang belum diurus oleh direktur sebelum dirinya.

Ia mengakui jika Genset diatas 200 KVS harus memiliki sertifikat layak operasi dan mengetahui undang-undang yang mengatur penggunaan pembangkit litrik itu.

Zul Anwar menyebutkan telah menganggarkan dana untuk pengurusan SLO, namun ia tak bisa memastikan SLO tersebut untuk genset yang mana.

"Kita juga tak mau instansi pemerintah tak ada izin. Anggaran sudah ada, tapi apakah untuk keduanya atau satu saja. Pelan-pelan akan kita benahi," tandasnya.

Editor
: Diana Maulina
Sumber
: tribunnews.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)

    wrong sql query