LAM Riau Kawasan Kunjungi SMAN 1 Bagan Sinembah, Pengenalan dan Pembekalan Budaya Melayu Riau kepada Siswa Baru

Datariau.com
601 view
LAM Riau Kawasan Kunjungi SMAN 1 Bagan Sinembah, Pengenalan dan Pembekalan Budaya Melayu Riau kepada Siswa Baru
Foto: Samsul

BAGANSINEMBAH, datariau.com -  Pengurus Lembaga Adat Melayu Riau Kawasan mengadakan kunjungan ke SMAN 1 Bagan Sinembah, Selasa (16/7/2019). Dalam kunjungan pengurus LAMR Kawasan tersebut dalam rangka pengenalan dan pembekalan Budaya Melayu Riau kepada siswa dan siswi baru SMAN 1 Bagan Sinembah.


Adapun kegiatan pengenalan dan pembekalan Budaya Melayu Riau tersebut sejalan dengan kegiatan Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi 380 orang siswa dan siswi baru SMAN 1 Bagan Sinembah.


Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Ketua Majlis Kerapatan Adat, Datuk H Sahnan Yahya, kemudian Datuk Said Khairuddin MSi Ph D Sekretaris Majlis Kerapatan Adat dan Datuk Sayuti Wakil Ketua Dewan Pelaksana Harian LAMR. Sedangkan dari pihak sekolah dihadiri oleh Kepala Sekolah Bapak Ahmad Sofyan MSi, Bapak Hamidi, M PdI wakil Kepala sekolah sekaligus ketua pelaksana PLS.


"Kehadiran kita disini untuk pengenalan dan pembekalan Budaya Melayu Riau kepada siswa dan siswi bertujuan agar para siswa dan siswi mengetahui dan memahami Kebudayaan dan Adat Istiadat Melayu Riau," ungkap Sekretaris Majlis Kerapatan Adat Datuk Said Khairuddin MSi Ph D.


Sekretaris MKA menambahkan, apa lagi untuk tahun ajaran 2019 Pendidikan Budaya Melayu menjadi muatan lokal wajib bagi seluruh sekolah yang ada di Riau. Terutama untuk jenjang SLTA. Oleh karenanya LAMR merasa terpanggil untuk mensosialisasikan program pemerintah daerah Riau.


"Sememangnya masalah Budaya Melayu, Adat Istiadat Melayu itu menjadi tanggung jawab LAMR untuk mengembangkannya.

Namun demikian, yang perlu digarisbawahi oleh semua komponen masyarakat Riau tampa terkecuali, program muatan lokal budaya melayu riau yang masuk ke sekolah bukan sebuah proses memelayunisasi. Akan tetapi, masuknya muatan lokal wajib barupa budaya melayu riau ke sekolah  tujuannya tidak lain dan tidak bukan adalah untuk mengenalkan budaya dan adat istiadat masyarakat kepada orang-orang yang bertempat tinggal di Riau," katanya.


Sehingga dengan demikian, lanjutnya, diharapkan terjadi integrasi sosial yang kuat dalam kehidupan masyarakat Riau.


Selain itu, Pengurus LAMR Kawasan sangat menyambut baik program Pemerintah Daerah Riau dan mengucapkan terima kasih yang sangat tinggi atas kepedulian Pemerintah Daerah Riau yang telah memasukkan muatan lokal Budaya Melayu Riau kedalam kurikulum sekolah. 


"Ini langkah positif, dan sangat baik. Program ini harus tetap berjalan dan harus kita pertahankan. Dan suatu hal yang sangat aneh jika ada orang yang lahir dan besar di riau, bertempat tinggal di Riau. Tapi tidak tau budaya dan adat istiadat masyarakat melayu riau," pungkasnya. (sul)

Penulis
: Samsul
Editor
: Redaksi
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)