Kesulitan Peroleh Masker di Pasaran, Dekranasda Siak Gandeng Penjahit Produksi Masker BC-19

Datariau.com
597 view
Kesulitan Peroleh Masker di Pasaran, Dekranasda Siak Gandeng Penjahit Produksi Masker BC-19
Ketua Dekranasda Siak Hj Rasidah

SIAK, datariau.com - Dekranasda Kabupaten Siak kembali melakukan aksi berbagi di Depan Gerai Dekranasda di jalan Raja Kecik Siak Sri Indrapura pada Senin (30/3/20) kemaren. Aksi kali ini, pengurus Dekranasda yang dipimpin Ketua Dekranasda Siak Hj Rasidah Alfedri memberikan masker kepada masyarakat yang melintas saat itu.


Sebagai bentuk sumbangsih Dekranasda merupakan organisasi pengayom para pengrajin serta pengusaha UMKM tersebut dalam upaya mengantisipasi penyebaran wabah Virus Corona atau Covid-19 di Negeri Istana.


"Bapak ibu, maskernya dipakai saat keluar rumah ya. Kalau kotor, dapat dicuci, jangan lupa disisipkan tisu didalamnya. Semoga sehat selalu ya pak, buk," sapa Hj Rasidah kepada warga yang melintas.


Pembagian masker berbahan dasar kain ini dilakukan agar dapat membantu masyarakat memiliki alat pelindung pernafasan bagi masyarakat yang akhir akhir ini sulit mendapatkan apalagi menemukanya dipasaran saat ini.


Kedepan dapat ditargetkan Dekranasda Siak akan kembali menggandeng sejumlah penjahit agar dapat terus memproduksi sesuai target hingga 10 ribu pcs masker kain ini. "Kami ingin masyarakat tetap terlindungi dari penyebaran virus Corona melalui penggunaan masker, dan mengajak kita semua untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat," ujar Rasidah.


Dimana kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap pemerintah daerah yang terus menerus memberikan himbauan kepada masyarakat agar tidak keluar rumah bila tidak ada keperluan, dan tetap menjaga jarak saat berada diluar rumah. 


Tanpa adanya peran serta dari masyarakat, kata Rasidah tentunya himbauan ini tidak akan memberikan dampak sesuai dengan apa yang diharapkan. 


Masker berbahan dasar kain yang dibagi bagikan ini, kata Guru SMAN 1 Siak itu diproduksi para penjahit dan pelaku usaha kecil (UMKM) tergerak hatinya untuk membantu kesulitan di masyarakat dalam memperoleh masker. Masker kain yang diberi nama BC-19 ini diproduksi sesuai standart dan tutorial yang dianjurkan Dokter DR dr Budi Laksono MHSc.


Dokter relawan kemanusiaan ini, Rasidah menjelaskan profesi sebagai dosen dan peneliti di Universitas Diponegoro Semarang. "Luar biasa, para penjahit ini dengan sukarela membuat masker untuk didonasikan kepada masyarakat, mereka bekerja keras menjahit bahan kain yang telah disediakan Dekranasda Siak," imbuhnya.


Kepada para penjahit ini tentunya, lanjut Rasidah bersama dokter penemu masker BC-19 ini saya mewakili masyarakat menyampaikan ucapan terimakasih dan doa yang tulus.


Pada waktu bersamaan juga telah diserahkan berupa paket sembako kepada sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) yang biasa berjualan didepan Istana Siak. Sejumlah 18 paket sembako ini diserahkan secara simbolis oleh Hj Rasidah kepada 3 perwakilan pedagang. 


Nasib para pedagang ini tak luput dari perhatian Rasidah, sehingga diharapkan dengan bantuan tersebut dapat meringankan beban hidup akibat minimnya pendapatan dari aktivitas jual beli dari pengunjung Istana, akibat lesunya sektor Pariwisata Kabupaten Siak selama Pandemi Virus Corona ini.


Suhartini (48 tahun) seorang PKL menyampaikan ucapan trimakasihnya kepada Dekranasda Siak. Menurutnya sejak virus Corona atau Covid-19 ini mewabah Istana Siak ditutup sehingga penghasilan mereka pun berkurang.


"Terimakasih ibu, karena telah memperhatikan kesulitan pedagang kecil seperti kami," ucapnya.(*)

Penulis
: Hermansyah
Editor
: Redaksi
Sumber
: Datariau.com
Tag:Siak
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)