Ekonomi 5% Ndasmu! Kemenkeu Jawab Keraguan Gelar Menkeu Terbaik

Datariau.com
7.324 view
Ekonomi 5% Ndasmu! Kemenkeu Jawab Keraguan Gelar Menkeu Terbaik
Foto: detik.com

DATARIAU,COM  - Sejumlah sentilan dilontarkan calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto dalam kampanye di Gelora Bung Karno Jakarta, Minggu (7/4/2019). 

Prabowo menyentil dari masalah pertumbuhan ekonomi hingga 'kartu'. Ia juga menyentil ekonomi RI yang hanya mampu tumbuh di kisaran 5%. "Ndasmu!" kata Prabowo.

Selain pernyataan Prabowo itu, berita terpopuler lainnya adalah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menuding proyek LRT Jabodebek dan tol Becakayu biang kerok banjir yang mendapat respons Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Berikut berita terpopuler detikFinance Minggu (7/4/2019).

Foto: Rengga Sancaya/ detik.com

Prabowo melontarkan candaan berbau sentilan. Salah satunya mengenai pertumbuhan ekonomi sebesar 5%.

"Kalau terlalu serius, kalian ngantuk, betul, kalian mau dengar pemimpin politik Indonesia memberi sambutan 'saudara-saudara sekalian, ekonomi Indonesia baik, pertumbuhan 5%'. 5% ndasmu!" ujarnya.

Kemudian, dia menyinggung harga-harga terkendali dan kemiskinan menurun. Prabowo menambahkan, menurun dari kakek ke cucu.

Selanjutnya, Prabowo juga menyinggung masalah infrastruktur dan bagi-bagi kartu.

"'Kita membangun banyak infrastruktur, nanti rakyat kita bagi kartu-kartu'. Bung kita butuh kerjaan bukan kartu. Betul?"celetuk Prabowo.

Foto: Ari Saputra/detik.com

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menuding proyek LRT Jabodebek jadi biang kerok banjir di sekitar flyover Pancoran dan Cawang yang baru-baru ini terjadi. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pun buka suara soal itu.

Budi Karya meminta Anies memberikan bukti-bukti terkait bahwa proyek LRT Jabodebek jadi biang kerok banjir.

"Mungkin saya minta pak gubernur itu meneliti lebih jauh ya, kalau berstatement itu kan ada buktinya," kata Budi Karya di Kantor PT IPC, Tanjung Priok, Jakarta, Minggu (7/4/2019).

Foto: Edi Wahyono

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) merespons kritik yang dilontarkan oleh Analis Pergerakan Kedaulatan Rakyat, Gede Sandra terkait penobatan Sri Mulyani Indrawati sebagai Menteri Keuangan Terbaik Asia Pasifik 2019 versi FinanceAsia. Gede sebelumnya meragukan penobatan ini karena masih ada empat masalah ekonomi dari pengelolaan utang hingga rasio pajak.

Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu Nufransa Wira Sakti menjelaskan, penghargaan yang diterima Sri Mulyani merupakan penghargaan yang diberikan lembaga kelas dunia. Penghargaan yang diterima tidak hanya satu lembaga, tapi juga berbagai lembaga.

"Sebagai informasi untuk Pak Gede, penghargaan yang diterima Menkeu Sri Mulyani Indrawati sebagai Menteri Keuangan terbaik diberikan oleh lembaga kelas dunia. Penghargaan yang diperoleh selama ini tidak hanya diberikan oleh satu lembaga saja, tapi juga berbagai lembaga dunia," katanya dalam keterangan tertulis, Minggu (7/4/2019).

Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom

Prabowo menyebut, salah satu pakar itu ialah Rizal Ramli yang tak lain ialah mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman. Menurutnya, Rizal ialah orang yang pintar, pakar matematika dan fisika.

Rizal Ramli menjadi salah satu pakar ekonomi yang dipercaya Prabowo.

"Saya punya pakar (ekonomi) antara lain Pak Rizal Ramli, dia ahli matematika dan fisika. Orang pinter. Hanya orang pinter ahli fisika. Otaknya harusnya dia jadi presiden, hanya potongan baju menang saya. Betul?" katanya.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memberikan waktu satu minggu bagi maskapai nasional untuk menurunkan harga tiket pesawat. Kementerian Perhubungan sudah menyiapkan langkah-langkah bila harga tiket tak kunjung turun sebagaimana dikeluhkan masyarakat.

Dia meminta masing-masing maskapai memberlakukan tarif bervariasi, yaitu adanya sub kelas tarif. Artinya dalam satu penerbangan, harga tiket yang dijual beragam dari yang termurah hingga tertinggi sesuai ketetapan tarif batas atas dan tarif batas bawah yang berlaku.

Foto: Otoritas Bandar Udara Wilayah V Makassar bersama Angkasa Pura dan Airnav Indonesia melakukan kampanye keselamatan penerbangan di Bandara Sultan Hasanuddin (Moehammad Bakrie-detikcom).

Dalam seminggu ke depan pihaknya akan mengevaluasi hal tersebut. Bila maskapai tak mematuhi imbauan penerapan sub kelas tarif, Kemenhub akan membuat aturan yang mewajibkan hal itu.

"Saya akan mengevaluasi dalam 1 minggu ke depan apabila masih tidak tercatat tarif-tarif yang bervariasi sebagian yang terjangkau, maka pemerintah akan memberlakukan ketentuan yang berkaitan dengan subprice," katanya di Kantor PT IPC, Tanjung Priok, Jakarta, Minggu (7/4/2019).

Sumber
: https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-4500550/ekonomi-5-ndasmu-kemenkeu-jawab-keraguan-gelar-menkeu-terbaik
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)