Belum Lama Diperbaiki Jalan Lintas Maredan Perawang Menuju Jembatan SSH Kembali Rusak

Hermansyah
1.846 view
Belum Lama Diperbaiki Jalan Lintas Maredan Perawang Menuju Jembatan SSH Kembali Rusak
Beberapa ruas Jalan Lintas Maredan Perawang menuju Jembatan Sultan Syarif Hasyim terlihat rusak parah dan hancur.

SIAK, datariau.com - Belum lama ini ruas Jalan Maredan Perawang-Koto Gasib menuju Jembatan Sultan Syarif Hasim (SSH), Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, Provinsi Riau, Kamis (26/7/2018), kini terlihat banyak yang berlubang di beberapa titik. 

Bahkan, di salah satu titik lebih kurang 200 meter menuju jembatan yang dikenal dengan nama Jembatan Maredan tersebut kini kembali dalam kondisi hancur atau rusak parah.

Dengan lebar jalan yang diperkirakan lebih kurang 5 meter tersebut terlihat di sisi kiri jalan itu lubang memanjang hampir sampai ke sisi kanan jalan dengan lebar lebih kurang 2 meter dengan kedalaman lebih kurang 30 centi meter.

Kebanyakan kendaraan yang hendak melintasi lubang tersebut terpaksa harus mengurangi laju kendaraannya. Menurut salah satu warga Kampung Tualang Timur Aris mengatakan, lubang mulai terbentuk sekitar 1 bulan yang lalu dan semakin lama, lubang semakin membesar seiring dengan seringnya kendaraan besar yang melintasi jalan tersebut.

"Sebelum lebaran kemarin jalan ini mulus bang karena habis diperbaiki oleh orang Provinsi. Tapi, tak sampai 2 bulan sudah hancur," katanya.

Dijelaskanya Aris, ia menilai penyebab jalan tersebut hancur akibat dari kendaran-kendaraan besar yang bebas melintasi jalan tersebut. 

"Mobil CPO ini tukang hancurkan jalan bang, ditambah lagi mobil pengangkut batubara yang sudah mulai lewat jembatan Maredan," ungkapnya.

Menurutnya, kendaraan besar tidak seperti dulu yang bebas melintas di Jembatan Maredan, sebab petugas dari Dinas Perhubungan masih melakukan penertiban di Pos Penjagaan.

"Saya berharap Pos Penjagaan difungsikan lagi, karena mobil CPO sama Batubara bebas lewat sini," ujarnya.

Penulis
: Hermansyah
Editor
: Hermansyah
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)