150 Kg Mi Mengandung Formalin Disita dari Pabrik di Tampan Pekanbaru

datariau.com
22.809 view
150 Kg Mi Mengandung Formalin Disita dari Pabrik di Tampan Pekanbaru
Ilustrasi (Foto: Internet)
DATARIAU.COM - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Kota Pekanbaru melakukan penggerebekan home industry di Kecamatan Tampan, Selasa (19/3/2019) dini hari. Dari tempat itu disita 150 kilogram (Kg) berformalin.

"Dini hari tadi, kami lakukan upaya penindakan terhadap home industry pembuatan mi mengandung  formalin. Disita 150 kilo mi berformalin yang sudah dibungkus," ujar Kepala BBPOM Pekanbaru, Kashuri.

Petugas juga mengamankan seorang pemilik home industry berinisial AR. Sebelumnya, pada tahun 2015, AR  pernah dirazia tapi berhasilkan melarikan diri.

Untuk mencegah AR kembali melarikan diri, BPPOM segera melakukan penahanan. Pelaku diserahkan ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau. "AR adalah pembuat mi," ucap Kashuri.

Keshuri menjelaskan, dari hasil pemeriksaan  awal diketahui kalau mi yang diproduksi akan diedarkan ke masyarakat. "Informasinya, mi diedarkan di Pasar Pagi Arengka," ucap Kashuri.

Keshuri menyatakan, masih menelusuri proses pembuatan  mi berformalin tersebut. Modusnya diketahui kalau AR menggunakan formalin dalam botol-botol kecil dan dicampurkan dengan mi yang sudah jadi.

"Penyidik masih melakukan mengembangkan, dari mana formalin didapat. Mudah-mudahan diketahui orang yang mengedarkan formalin, masih ditelusuri," kata Mashuri.

Atas perbuataannya AR dijerat dengan UU Nomor  18 Tahun 2012 tentang  Pangan, Pasal  136, b. Ancaman hukumannya 5 tahun penjara dan denda Rp10 miliar.

Saat ini, kata Kashuri, pabrik mi tersebut sudah ditutup. Alat-alat pembuat mi juga sudah disita untuk proses penyidikan lebih lanjut. "Kita harap tidak lagi melakukan perbuatan yang sama," ucap Kashuri. (*)
Sumber
: https://www.cakaplah.com/berita/baca/2019/03/19/bbpom-pekanbaru-sita-150-kg-mi-berformalin-dari-pabrik-rumahan-di-tampan
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)