Dusun Rimba Cempedak Kabupaten Siak: Potret Kehidupan yang Masih Terpinggirkan di Tengah Kemajuan Zaman

datariau.com
2.831 view
Dusun Rimba Cempedak Kabupaten Siak: Potret Kehidupan yang Masih Terpinggirkan di Tengah Kemajuan Zaman
Foto: Khoirunnisa
Perjalanan menuju Rimba Cempedak bukanlah hal yang mudah. Jalanan sepanjang 20 kilometer dari kantor kecamatan masih berupa tanah, licin, dan dipenuhi tanjakan serta turunan.

Bertahan Hidup dengan Keterbatasan


Masyarakat Rimba Cempedak umumnya bermata pencaharian sebagai petani dan pekebun sawit. Meski akses terbatas, mereka tetap berusaha bersyukur atas apa yang dimiliki.

Salah satu kisah datang dari Kepala Dusun, yang dengan nada lelah mengatakan: “Kami sudah tidak mau terlalu berharap pada pemerintah. Selama 10 tahun terakhir, kami melaporkan keadaan ini, tapi tetap saja diabaikan.”

Kutipan ini menggambarkan rasa putus asa yang mendalam, meski warga tetap berjuang menjalani kehidupan sehari-hari.

Harapan Masyarakat


Warga Dusun Rimba Cempedak tidak meminta banyak. Mereka hanya ingin merasakan hak dasar sebagai warga negara: akses jalan yang layak, aliran listrik, jaringan komunikasi, dan pendidikan yang lebih memadai.

Harapan terbesar mereka adalah agar suara mereka didengar, bukan diabaikan. Sebab, di tengah kemajuan zaman, masih ada saudara sebangsa yang belum benar-benar merasakan arti kemerdekaan dalam kehidupan sehari-hari.***

Artikel ini ditulis berdasarkan hasil observasi mahasiswa KKN Mas Universitas Muhammadiyah Riau 2025 di Desa Kerinci Kanan, Kecamatan Kerinci Kanan, Kabupaten Siak.

Penulis
: Khoirunnisa
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)