Mayat Tusirin yang Tewas Hanyut di Sungai Penaron Dikebumikan di Aceh Tamiang

Ruslan
106 view
Mayat Tusirin yang Tewas Hanyut di Sungai Penaron Dikebumikan di Aceh Tamiang
Foto: Edi Syarifuddin
Tim gabungan mengevakuasi mayat.

Aceh Timur, datariau.com - Setelah tiga hari hilang Mayat Tusirin alias Abah (54) warga Gampong Alur Siwah Serdang, Kecamatan Nurussalam yang hanyut diseret arus air sungai di Gampong Alur Pinang, Peunaron, Aceh Timur berhasil ditemukan, Selasa (28/9/2021) petang.

Jenazah Tusirin dievakuasi oleh Petugas gabungan dari Polsek Serbajadi, Koramil 01 Peunaron dan BPBD/SAR Aceh Timur serta dibantu warga Gampong setempat.

Kapolres Aceh Timur AKBP Mahmun Hari Sandy Sinurat, melalui Kapolsek Serbajadi AKP Justin Tarigan menyebutkan, upaya pencarian terhadap korban Tusirin sudah berlangsung selama tiga hari sejak korban dilaporkan terjatuh ke sungai pada hari Minggu, (26/9/2021) malam.

Dikatakan Kapolsek, berdasarkan keterangan Juriah istri korban yang saat itu menunggu di seberang sungai, dimana korban pulang belanja dari Dusun Simpang Enam, Desa Arul Pinang hendak menyeberang dengan getek yang diikat tali baja yang membentang di atas sungai.

" Tiba-tiba saja air sungai meluap hingga korban terjatuh dan terbawa arus sungai," ungkap Kapolsek.

Melihat suaminya terjatuh ke sungai, Juriah menghubungi pihak keluarga dan Kepala Dusun Syahkuala, Gampong Alur Pinang, kemudian selanjutnya Kepala Dusun melaporkan peristiwa itu ke Bhabinkamtibmas Polsek Serbajadi.

Memperoleh informasi tersebut, Polsek Serbajadi berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Aceh Timur kemudian melakukan upaya pencarian, namun setelah tiga hari korban baru ditemukan sekira satu kilometer dari lokasi kejadian dalam keadaan meninggal dunia.

Selanjutnya atas kesepakatan keluarga, jenazah langsung dibawa pulang untuk dikebumikan di Aceh Tamiang, Jelas Kapolsek. (esyar).

Penulis
: Edi Syarifuddin
Editor
: Ruslan Efendi
Sumber
: Datariau.com