Ketua KPU Ungkap Persiapan Hadapi Gugatan Hasil Pemilu 2024 di Mahkamah Konstitusi

rina
494 view
Ketua KPU Ungkap Persiapan Hadapi Gugatan Hasil Pemilu 2024 di Mahkamah Konstitusi
Foto: Selebnews.id.
KPU ungkap siap menghadapi gugatan sengketa pemilu di Mahkamah Konstitusi (MK).

DATARIAU.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) memastikan pihaknya siap menghadapi gugatan sengketa pemilu di Mahkamah Konstitusi (MK).

"Sebagai satu-satunya pihak yang digugat atau menjadi termohon istilahnya ya, dalam sengketa Pemilu tentu kami harus mempersiapkan segala sesuatunya," ungkap Ketua KPU RI, Hasyim Asy'ari pada Minggu, (24/3/2024).

"Kami juga sudah menyiapkan sejumlah advokat yang nanti akan menjadi kuasa hukum KPU dalam persidangan-persidangan di Mahkamah Konstitusi," ujar Hasyim Asy'ari dikutip Kompas.tv.

Hasyim menjelaskan, persiapan tersebut sejalan dengan peserta Pemilu yang sudah bisa mengajukan keberatan terhitung sejak hasil Pemilu 2024 ditetapkan pada Rabu malam pukul 22.19 WIB.

“Maka sejak saat itu, 3x24 jam peserta Pemilu yang akan mengajukan complain, keberatan atau sengketa terhadap hasil pemilu, terhitung sejak saat itu mulai mendaftarkan diri ke Mahkamah Konstitusi,” tuturnya.

Dikutip dari Msn.com.KPU telah menetapkan hasil rekapitulasi penghitungan suara nasional untuk pemilihan presiden, pemilihan legislatif, dan dewan perwakilan daerah.

Dalam ketetapan KPU, pasangan calon nomor urut 02, Prabowo Subianto atau Gibran Rakabuming Raka dinyatakan unggul dalam Pilpres 2024.

Berdasarkan rekapitulasi yang dilakukan KPU, Paslon nomor urut 2 Prabowo-Gibran memperoleh 96.214.691 suara. Kemudian, di peringkat kedua terdapat Paslon nomor urut 1 Anies-Muhaimin yang meraih 40.971.906 suara. Adapun Ganjar Pranowo dan Mahfud Md meraih 27.040.878.

Prabowo-Gibran menang di 36 provinsi, sementara dua sisanya dimenangkan pasangan nomor urut 1 Anies-Muhaimin. Dua provinsi yang dimenangkan Anies-Muhaimin adalah Aceh dan Sumatera Barat. Sementara, Ganjar-Mahfud tidak memenangkan satu provinsi pun.***

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)