PASIR BONGKAL, datariau.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Riau (UNRI) melaksanakan program Go Digital UMKM di Desa Pasir Bongkal sebagai upaya mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu meningkatkan daya saing melalui pemanfaatan teknologi digital. Program ini menjadi salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada penguatan kapasitas pelaku usaha dalam menghadapi perkembangan ekonomi digital.
Kegiatan tersebut diawali dengan pendataan seluruh UMKM yang ada di Desa Pasir Bongkal. Pendataan dilakukan untuk mengidentifikasi jenis usaha, potensi produk, hingga berbagai kendala yang dihadapi para pelaku usaha dalam mengembangkan bisnis mereka. Hasil pendataan tersebut kemudian menjadi dasar bagi mahasiswa KKN dalam menyusun bentuk pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing UMKM.
Melalui pendekatan langsung kepada para pelaku usaha, mahasiswa memberikan edukasi mengenai pentingnya transformasi digital dalam dunia usaha. Materi yang disampaikan meliputi strategi pemasaran digital, pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi, hingga pentingnya membangun identitas usaha yang profesional di era teknologi.
Baca juga:KUKERTA UNRI Dorong Digitalisasi UMKM Desa Petala Bumi Lewat Sosialisasi dan Pendampingan Pembuatan QRIS
Tidak hanya memberikan sosialisasi, mahasiswa KKN juga mendampingi pelaku UMKM secara praktik. Mereka membantu pembuatan akun media sosial usaha, menyusun profil bisnis yang menarik, mendesain logo, membuat materi promosi sederhana, hingga membantu pembuatan spanduk sebagai media promosi usaha. Selain itu, mahasiswa juga memfasilitasi pembuatan kode QRIS agar pelaku usaha dapat melayani transaksi pembayaran secara non-tunai.
Pendampingan tersebut bertujuan agar produk-produk lokal Desa Pasir Bongkal memiliki tampilan yang lebih menarik dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas. Dengan identitas usaha yang lebih profesional, diharapkan kepercayaan konsumen terhadap produk lokal juga semakin meningkat.
Program Go Digital UMKM juga mencakup pembuatan titik lokasi usaha di Google Maps. Fasilitas ini memudahkan masyarakat maupun calon pelanggan dalam menemukan lokasi usaha secara cepat dan akurat. Di sisi lain, penerapan sistem pembayaran digital melalui QRIS diharapkan dapat memberikan kemudahan transaksi bagi konsumen sekaligus mengikuti perkembangan sistem pembayaran modern yang kini semakin banyak digunakan.
Baca juga:Mahasiswa
KUKERTA UNRI Dorong Digitalisasi Delapan UMKM Desa Buluh Rampai,
Perkuat Promosi Lewat Google Maps hingga WhatsApp Business
Ketua Kelompok KKN Universitas Riau Desa Pasir Bongkal mengatakan bahwa digitalisasi UMKM bukan hanya sebatas memperkenalkan teknologi, tetapi juga membangun pola pikir para pelaku usaha agar lebih siap menghadapi persaingan pasar yang semakin kompetitif.
"Melalui program Go Digital UMKM ini, kami berharap para pelaku usaha di Desa Pasir Bongkal dapat memanfaatkan teknologi sebagai sarana untuk memperluas pemasaran, meningkatkan omzet, serta memperkenalkan produk lokal kepada masyarakat yang lebih luas," ujarnya.
Menurutnya, banyak pelaku UMKM yang sebenarnya memiliki produk berkualitas, namun belum mampu memaksimalkan potensi pemasaran digital. Oleh karena itu, pendampingan dilakukan secara bertahap agar para pelaku usaha dapat memahami manfaat teknologi sekaligus mampu mengoperasikan berbagai platform digital secara mandiri.
Antusiasme para pelaku UMKM terlihat selama pelaksanaan kegiatan. Mereka menyambut baik program tersebut karena memperoleh pengetahuan baru mengenai strategi pemasaran yang lebih efektif di era digital. Selama ini sebagian besar produk masih dipasarkan secara konvensional melalui pelanggan tetap maupun jaringan pertemanan, sehingga jangkauan pemasaran masih terbatas.
Baca juga:Media Online Tempat Memuat Berita Kukerta, Ribuan Artikel Mahasiswa Tayang di Data Riau
Dengan adanya pendampingan dari mahasiswa KKN, para pelaku usaha kini memahami pentingnya membangun identitas bisnis secara digital, memanfaatkan media sosial sebagai etalase produk, serta menjaga konsistensi promosi agar usaha semakin dikenal masyarakat.
Pemerintah Desa Pasir Bongkal turut mengapresiasi kontribusi mahasiswa KKN Universitas Riau yang dinilai mampu memberikan dampak nyata bagi pemberdayaan ekonomi masyarakat desa. Program Go Digital UMKM dianggap menjadi langkah strategis dalam meningkatkan literasi digital sekaligus memperkuat daya saing UMKM lokal di tengah perkembangan teknologi.