SMM PANEL INDO

KKN UMRI Kelompok 84 Edukasi Siswa SDN 012 Lubuk Terentang Lewat Sosialisasi Stop Bullying

datariau.com
95 view
KKN UMRI Kelompok 84 Edukasi Siswa SDN 012 Lubuk Terentang Lewat Sosialisasi Stop Bullying

KUANSING, datariau.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) Kelompok 84 menggelar sosialisasi bertema “Stop Bullying” di SDN 012 Desa Lubuk Terentang, Kecamatan Gunung Toar, Kabupaten Kuantan Singingi, Senin (3/8/2026).

Kegiatan tersebut digelar sebagai upaya meningkatkan kesadaran siswa mengenai pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari tindakan perundungan.

Sebanyak 29 siswa mengikuti kegiatan dengan antusias. Dalam penyampaian materi, mahasiswa KKN UMRI menjelaskan mengenai pengertian bullying, berbagai bentuk perundungan yang dapat terjadi di lingkungan sekolah, hingga dampak yang ditimbulkan terhadap korban maupun pelaku.

Baca juga:KKN UMRI Kelompok 62 Dorong Digitalisasi Kampung Bunsur, Bangun Workspace dan Media Sosial Resmi


Para siswa juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya membangun sikap saling menghargai, menghormati, dan peduli terhadap sesama teman. Edukasi tersebut disampaikan dengan bahasa sederhana agar mudah dipahami oleh para siswa.

Untuk menjaga suasana kegiatan tetap menyenangkan, sosialisasi diselingi dengan berbagai aktivitas interaktif. Mahasiswa mengajak para siswa mengikuti ice breaking yang bertujuan meningkatkan semangat dan konsentrasi selama kegiatan berlangsung.

Kemeriahan juga terlihat saat para siswa mengikuti permainan tebak buah dan tebak hewan. Permainan tersebut mendapat respons positif dan membuat peserta semakin aktif berinteraksi dengan mahasiswa KKN.

Baca juga:Dipulangkan dari Lokasi KKN, Mahasiswa UMRI Beberkan Dugaan Pungutan Rp300 Ribu dan Program Pengabdian Ditolak


Selain penyampaian materi dan permainan, mahasiswa juga menghadirkan kegiatan refleksi melalui “Pohon Ungkapan”. Media tersebut menjadi ruang bagi para siswa untuk menyampaikan perasaan dan harapan mereka terkait isu bullying.

Melalui secarik kertas yang kemudian ditempelkan pada pohon tersebut, siswa menuliskan perasaan mereka jika berada dalam posisi sebagai korban bullying. Mereka juga menyampaikan harapan agar sekolah dapat menjadi tempat yang aman, nyaman, dan terbebas dari segala bentuk perundungan.

Penulis
: Meilan Sri Despitra
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)