Pemilih yang Tidak Tercantum di DPT, Disarankan Lebih Awal Datang ke TPS Terdekat

datariau.com
539 view
Pemilih yang Tidak Tercantum di DPT, Disarankan Lebih Awal Datang ke TPS Terdekat
Ketua Bawaslu Kepulauan Meranti, Syamsurizal saat ditemui diruang kantornya oleh sejumlah awak media.

MERANTI, datariau.com - Besok (17 April 2019), pesta demokrasi Pilpres dan Pileg tahun 2019 akan digelar. Namun masih saja terdapat beberapa persoalan terkait masyarakat yang tidak mendapatkan surat undangan memilih atau formulir C6, bahkan namanya tidak terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) di TPS setempat.

Hal tersebut tentu membuat masyarakat bingung untuk menentukan pilihannya. Mereka pun khawatir jika tidak bisa memilih, sebab satu suara menentukan nasib negara kedepan.

Menanggapi hal itu, Ketua Bawaslu Kepulauan Meranti, Syamsurizal mengatakan, masyarakat tak perlu khawatir terhadap persoalan itu. Sebab walaupun tidak tercantum di DPT, masyarakat masih tetap bisa mencoblos ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) terdekat di daerahnya.

"Intinya jika masyarakat tidak terdaftar di DPT, namun dia mempunyai KTP-el atau suket, silakan lebih awal untuk mendaftar ke TPS. Jam 07.00 WIB pagi sudah boleh mereka datang," katanya saat ditemui diruang kantornya, Selasa (16/4/2017).

Karena jika masyarakat lama mendaftarkan namanya, dikhawatirkan akan menunggu lama akibat antrian yang ramai. Apalagi penutupan waktu pencoblosan di TPS sampai pukul 13.00 WIB siang.

"Kalau nantinya mereka datang mendaftar diatas pukul 12.00 WIB, takutnya tidak diakomodir oleh petugas KPPS. Jadi kalau sudah mendaftar awal, pukul 12.00 WIB boleh datang kembali ke TPS untuk mencoblos," ujar Syamsurizal.

Syamsurizal juga mengungkapkan, persoalan beberapa masyarakat yang tidak tercantum di DPT akibat perubahan sistem di KPU Kepulauan Meranti. Sehingga data pemilih yang direkomendasikan Bawaslu ke KPU ada yang terhapus.

"Yang tidak termasuk juga di DPT, makanya yang sudah kita rekomendasikan masuk awalnya. Setelah itu alasan KPU ada perubahan sistem, jadi banyak yang hilang. Kalau sudah kesalahan sistem, bagaimana kita mau membicarakan teknis," ungkap dia. (mad)

Penulis
: Rahmad
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)