Sandiaga Uno Kagum Destinasi Wisata Puncak Kompe Kabupaten Kampar Mirip Raja Ampat

Admin
352 view
Sandiaga Uno Kagum Destinasi Wisata Puncak Kompe Kabupaten Kampar Mirip Raja Ampat
Foto: Diskominfo Kampar
Sandiaga Uno saat berada di Puncak Kompe didampingi Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto SH MH.

KAMPAR, datariau.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengunjungi destinasi wisata Puncak Kompe di Desa Koto Masjid, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar, Riau, Ahad (12/9/2021).

Kunjungan Sandiaga ini setelah Desa Koto Masjid masuk 50 besar nominasi Anugerah Desa Wisata (ADWI) 2021.

Sandiaga tertarik berkunjung, karena Desa Koto Masjid memiliki banyak destinasi wisata.

Misalnya Kampung Patin, di mana mayoritas warga memiliki kolam ikan patin di pekarangan rumahnya.

Ikan patin bahkan diolah menjadi berbagai produk makanan khas Kabupaten Kampar.

Ada kerupuk kulit ikan patin, nugget, abon, bakso dan sebagainya.

Selain itu, ada wisata alam Puncak Kompe, Lembah Aman, dan Sungai Gagak.

Warga mengelola destinasi wisata ini dengan membentuk kelompok sadar wisata (Pokdarwis), dan didukung pemerintah melalui Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten dan provinsi.

Sandiaga Uno mengaku bangga dengan destinasi wisata yang dimiliki Desa Koto Masjid.

"Alhamdulillah, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, tanah kelahiran saya masuk 50 besar desa wisata terbaik di Indonesia," ucap Sandiaga kepada wartawan saat konferensi pers di obyek wisata Puncak Kompe, Ahad (12/9/2021).

Menurut Sandiaga, ini adalah simbol kebangkitan ekonomi nasional di tengah pandemi Covid-19.

Ia berharap, kreatifitas warga Desa Koto Masjid ini juga semakin membuka peluang untuk mencintai destinasi-destinasi wisata di Riau.

Sebab, menurut Sandiaga, obyek wisata Puncak Kompe tak kalah menarik dengan Raja Ampat di Papua.

Mirip Raja Ampat

Pemandangan dari Puncak Kompe memperlihatkan waduk PLTA Koto Panjang yang membentuk pulau-pulau kecil, yang sekilas mirip panorama Raja Ampat.

"Tidak perlu ke luar negeri, karena kecintaan terhadap destinasi wisata kita. Kalau kangen ke Raja Ampat, ke Kampar saja. Nanti kita juga akan umumkan nama baru spot (Puncak Kompe) ini. Apakah namanya Raja Lima, nanti kita diskusikan dulu, karena destinasi wisata ini sensasi yang luar biasa," kata pria kelahiran Rumbai, Kota Pekanbaru ini.