JAKARTA, datariau.com - Video dan foto-foto tabrakan maut tronton di Karangploso, Malang, menjadi viral di media sosial. Video sepanjang 4,5 menit muncul menggambarkan bekas-bekas tabrakan maut dan kerumunan begitu banyak orang di lokasi kejadian.
Cukup banyak video yang diunggah di medsos, termasuk youtubi, di antaranya menampilkan gambar-gambar mengerikan, mayat tergeletak di tengah jalan dengan tumpahan darah.
Dalam salah satu video yang beredar di WA, dan juga dalam bentuk foto-foto, terlihat yang petama adalah gambar korban meninggal di tengah jalan, di dalam mobil, lantas angkot hancur tertabrak, dan juga truk tronton juga hancur. Dari berbagai keterangan bersama foto-foto, soal korban meninggal ada yang menyebut enam orang.
Ini yang membuat simpang siur. Keterangan polisi menyuebutkan, korban meninggal ada empat orang, sedangkan korban luka mencapai belasan orang.
Kecelakaan maut itu sendiri terjadi di Jalan Kertonegoro, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (25/8) sekitar pukul 16.45 WIB. Sebuah truk tronton menabrak belasan kendaraan dari sepeda motor, mobil, sampai angkutan umum.

Foto-foto di medsos kecelakaan maut di Malang. (ist)
Truk yang melaju dari arah Batu menuju Malang hilang kendali karena diduga rem blong. Truk akhirnya berhenti setelah menabrak dua rumah warga dan mengakibatkan kerusakan cukup parah.
Selain mengakibatkan empat korban tewas, kecelakaan tersebut juga menyebabkan belasan korban mengalami luka-luka, dan sebagian besar mengalami patah tulang kaki dan tangan.
Dalam video yang beredar, pada menit ke-4, terlihat truk tronton berkepala warna kuning itu hancur di bagian depan. Banyak orang memenuhi jalanan untuk menyaksikan sisa-sisa tabrakan maut ini.
Dari foto-foto yang ada, terlihat sosok korban meninggal dunia ditutupi koran di bagian kepala, namun tampak darah mengalir di aspal dari bagian kepala. Juga bangkai sepeda motor di pinggiran jalan.
Terhadap kecelakaan maut ini, Kepala Bidang Humas Polda Jawa Timur, Komisaris Besar Polisi Frans Barung Mangera mengatakan, kepolisian mendalami penyebab pasti kecelakaan maut yang terjadi di Karangploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Kecelakaan yang terjadi Jumat (25/8) sore itu melibatkan belasan kendaraan dengan ‘aktor utama’ adalah truk tronton. “(Sopir) tengah diperiksa intensif. Kami tengah mendalami penyebab pasti kecelakaan,” ujar Frans, Sabtu (26/8).
Frans menjelaskan kronologi kecelakaan maut itu. Kecelakaan bermula ketika truk tronton yang dikendarai Iwan Prasetyo melaju dari arah Batu dengan kecepatan sedang.

Foto di medsos, angkot yang terkena kecelakaan maut di Malang. (ist)
Saat tiba di depan Ruko Kertanegara, Karangploso, diduga pedal gas lengket, sehingga Iwan tidak bisa menguasai kendaraannya karena tidak bisa mengerem.
Ketika itu, tepat di depan tronton terdapat sebuah angkutan umum jenis angkot yang dikendarai Suprapto. Tronton yang tak terkendali itu kemudian menabrak angkot dari belakang. Selanjutnya menabrak mobil Isuzu Panther yang dikendarai Supa’i dari arah berlawanan.
Tak berhenti di situ, tronton maut itu kemudian menabrak 10 sepeda motor yang tengah melintas di lokasi kejadian. Total ada sekitar 13 kendaraan yang terlibat kecelakaan maut ini.
Video yang merekam bekas-bekas kejadian kecelakaan tabrakan maut di Karangploso, Malang, Jatim.
“Akibat kecelakaan empat orang meninggal dunia. Dua orang meninggal dunia di lokasi, dua lagi meninggal saat dalam perawatan di rumah sakit. Sebanyak 10 orang luka-luka dan satu orang masih kritis,” ujar Frans.
Adapun identitas empat korban tewas akibat kecelakaan tersebut, yakni Kuswanto (30), Warsiti (54), Winarti (35). Ketiga korban meninggal tersebut seluruhnya warga Desa Ngijo, Karangploso, Kabupaten Malang. Sedangkan satu orang korban meninggal lainnya bernama Sujatmiko (35), warga Sumpil Kota Malang.
Kasubag Humas Polres Malang Ipda Ahmad Taufik mengatakan sopir truk maut kecelakaan di Karangploso, Kabupaten Malang, sudah diamankan. Hal ini sekaligus membantah adanya kabar sopir melarikan diri dan tidak diketahui keberadaannya usai kecelakaan beruntun.
Sopir berinisial IP (28) asal Kota Malang, yang mengendarai truk tronton N 9065 UA diduga mengalami rem blong sehingga menyebabkan kecelakaan beruntun.
“Sudah diamankan Kanit Laka Polres Malang sejak kemarin sore kok. Dia tidak melarikan diri. Jadi kabar itu tidak benar,” kata Ahmad Taufik di Malang, Jawa Timur, Sabtu (26/8) dikutip Antara.