LAM Riau Berencana Berikan Gelar Adat Untuk Ustadz Somad

datariau.com
1.433 view
LAM Riau Berencana Berikan Gelar Adat Untuk Ustadz Somad
Gambar: Myus
Suasana konferensi pers LAM Riau.

PEKANBARU, datariau.com - Ketua Majelis Kerapatan Adat Melayu Riau, H Al Azhar bersama tim perumus pemberian gelar adat, H Taufik Ikram Jamil dan Hj  Zailani Agus, melakukan konferensi pers dengan media, terhadap rencana pemberian gelar adat terhadap ustadz kondang asal Riau yakni Ustadz Abdul Somad.

Pemberian gelar adat kepada ustadz yang tengah naik daun itu rencana akan dilaksanakan pada 20 Februari 2018 ini.

Dalam konferensi pers, Rabu kemarin, Al Azhar mengatakan, niat awal pemberian gelar ini sudah berlangsung sejak dua bulan yang lalu. Pemberian gelar adat kepada Ustadz Somad sebagai Duta Riau melalui aktivitas dakwahnya yang selalu tampil dalam citra Melayu yang sangat kental.

"Pemberian gelar adat ini kita nilai sudah patut dan layak. Orang yang berjasa kepada negeri Melayu bukan hanya bicara tentang adat, tetapi mampu menampilkan atau menaburkan Melayu khususnya dalam dakwah di tengah masyarakat," ujar Al Azhar.

"Kami menilai bahwa Ustadz Abdul Somad adalah sosok yang setia kepada negara dan beliau mempunyai kewajiban untuk menjaga marwah Melayu, apabila Ustadz Abdul Somad kenak cubit maka kita di LAM Riau juga merasa sakit," bebernya.

Sementara itu, tim perumus pemberian gelar adat, H Taufik Ikram Jamil menambahkan, memang ada 10 usulan gelar adat yang akan diberikan kepada Ustadz Abdul Somad, tetapi usulan tersebut mengerucut menjadi tiga dan akhirnya pemberian gelar adat itu satu pilihan yakni dengan nama Datuk Seri Ulama Setia Negara, yang maknanya orang yang patut sebagai ulama yang bercahaya yang penuh dengan ilmu agama.

"Sebelumnya, kami juga telah bertemu dengan Ustadz Abdul Somad tentang pemberian gelar adat ini, dan beliau merasa terharu sekali dan beliau tidak menyangka mendapatkan gelar ini. Bahkan dalam pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Tokoh Masyarakat Riau seperti Prof Muchtar Samad dan beberapa tokoh lainnya," ujar Taufik Ikram Jamil.

Hj Zailani Agus mengatakan, sebelumnya pihaknya telah melakukan pinangan kepada Ustadz Abdul Somad dengan membawa tepak sambil menyampaikan niat dalam pemberian gelar adat.

"Pemberian gelar adat ini adalah kali pertama menambalkan adat kepada ulama yakni kepada Ustadz Abdul Somad. Memang kita banyak ulama, tetapi Ustadz Somad begitu membumi tentang dakwah Islam, dalam jasa beliau itulah kami di LAMR memberikan penambalan gelar adat," ujar Zainali Agus.

"Gelar adat ini tidak bisa diwariskan dan gelar ini dipangku seumur hidupnya. Kecuali ada pelanggaran adat atau agama. Sebab, kita inikan berpijak pada Adat Bersandi Sarak, Sarak Bersandi Kitabullah," tambah Al Azhar.

Penulis
: Myus
Editor
: Riki
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)