Masyarakat Melayu Bagan Sinembah Temui LAM Riau, Minta Tunjuk Ajar Jaga Marwah Melayu

Samsul
14 view
Masyarakat Melayu Bagan Sinembah Temui LAM Riau, Minta Tunjuk Ajar Jaga Marwah Melayu
Tokoh dan masyarakat Melayu dari Kecamatan Bagan Sinembah, Balai Jaya, dan Basira melakukan kunjungan silaturahmi ke Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) di Pekanbaru, Selasa (19/05/2026).

PEKANBARU, datariau.com-Tokoh dan masyarakat Melayu dari Kecamatan Bagan Sinembah, Balai Jaya, dan Basira melakukan kunjungan silaturahmi ke Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) di Pekanbaru, Selasa (19/05/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai upaya mempererat hubungan dengan lembaga adat tingkat provinsi sekaligus meminta arahan terkait pelestarian budaya dan jati diri Melayu di wilayah Bagan Sinembah.

Tokoh masyarakat Melayu Bagan Sinembah, Datok H Fuad Ahmad SH MH, mengatakan masyarakat Melayu di wilayah tersebut membutuhkan bimbingan dan petuah dari para pemangku adat Melayu Riau agar langkah yang diambil tetap sesuai adat dan nilai budaya Melayu.

“Kami datang untuk bersilaturahmi sekaligus memohon tunjuk ajar dan petuah agar masyarakat Melayu di Bagan Sinembah tetap menjaga adat, budaya, dan jati diri Melayu,” ujarnya.

Menurut Fuad Ahmad, masyarakat Melayu di Bagan Sinembah saat ini berada di tengah keberagaman masyarakat karena wilayah tersebut berbatasan langsung dengan Provinsi Sumatera Utara.

Ia menilai penguatan adat dan budaya Melayu perlu terus dilakukan agar nilai-nilai budaya tetap terjaga dan dapat diwariskan kepada generasi muda.

Selain bersilaturahmi, pertemuan tersebut juga membahas pentingnya menjaga persatuan masyarakat Melayu, memperkuat peran tokoh adat, serta mempertahankan adat istiadat di tengah perkembangan zaman.

Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAM Riau, Datuk H Seri Raja Marjohan Yusuf, menyambut baik kedatangan rombongan masyarakat Melayu Bagan Sinembah.

Ia mengapresiasi semangat masyarakat dalam menjaga identitas dan budaya Melayu di daerah perbatasan.

“Saya sudah menyimak apa yang disampaikan masyarakat Melayu Bagan Sinembah. Selagi itu untuk kebaikan Melayu, silakan dilakukan,” katanya.

Ia juga berpesan agar masyarakat tetap menjaga kekompakan serta menjunjung tinggi prinsip adat bersendi syarak, syarak bersendi Kitabullah.

Sementara itu, Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR,Taufik Ikram Jamil, menegaskan pentingnya menjaga persatuan dan melestarikan budaya Melayu sebagai warisan yang harus terus dijaga.

“Kebudayaan Melayu harus terus diwariskan kepada generasi muda. Silaturahmi seperti ini penting untuk memperkuat persaudaraan sesama masyarakat Melayu,” ujarnya.

Pertemuan tersebut ditutup dengan diskusi dan foto bersama sebagai simbol mempererat hubungan antara masyarakat Melayu Bagan Sinembah dengan LAM Riau.(sul)

Penulis
: Samsul
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)