ROHIL, datariau.com - Ketua Harian LAM Riau Kecamatan Balai Jaya, Dedi Masrul SKM menyampikan pujianya kepada SMAN 5 Bagan Sinembah, Kecamatan Balai Jaya, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau dalam acara pelepasan siswa-siswi kelas XII SMAN 5 Bagan Sinembah, Rabu (22/5/2024) menampilkan konsep Budaya Melayu.
"Kami atas nama LAM Riau Kecamatan Balai Jaya mengucapkan ribuan terimakasih kepada anak-anak kita yang mengangkat harkat marwah Melayu setingi-tinginya," puji Ketua Harian LAM Riau Kecamatan Balai Jaya, Dedi Masrul SKM.
Ketua LAM Riau Kecamatan Balai Jaya, Dedi Masrul menambahkan, 29 tahun dia tinggal di Balai Jaya dan mengabdikan kerja di masyarakat Kecamatan Balai Jaya, namun ini yang sangat buat dirinya terharu dan bangga melihat kegiatan anak-anak sekolah SMAN 5 Bagan Sinembah menampilkan budaya melayu.
"Hal ini sama-sama kita lihat, acara pelepasan siswa-siswi di lepas dengan cara upah-upah dan tepung tawar, dan menampilkan tarian dan permainan melayu. Dalam kesempatan ini, LAM Riau Kecamatan Balai Jaya sangat berbangga dan besar hati, karena ini menjadi tolak ukur dan ini merupakan kebangkitan melayu di Balai Jaya," kata Dedi Masrul.
"Kalau boleh saya mengkeritisi sedikit, banyak acara di Balai Jaya, mohon maaf betul, dan kadang saya ditunjuk oleh bukan orang melayu. Karena apa, pelajaran camat mendidik, ada juga disini pak lurah dan penghulu serta ada juga korwil pendidikan, cikgu dan kepala sekolah ini adalah contoh awal yang baik kita dihargai orang bukan melayu, namun mereka tetap mengikuti adat kita seperti pepatah mengatakan, Dimana Bumi di Pijak di Situ Langit di Junjung," kata Dedi.
Dedi meminta, ini di utamakan setiap acara itu di utamakan adat melayu nya. Dengan tidak mengurangi atau mengecilkan budaya-budaya melayu.
"Tadi kita lihat tampilan pembaca acara, dan saya tanya sama cekgu besar SMAN 5 Bagan Sinembah yang baca acara siapa, marga Nastion, yang baca sayhir siapa, marga hasibuan, wah tidak ada orang melayu, artinya apa disini kita membesarkan budaya melayu siapapun kita apapun kita yang termasuk di Kecamatan Balai Jaya bersama membesarkan budaya Melayu," ajaknya.

Pada acara ini juga dihadiri oleh Ketua MKA LAM Riau Kecamatan Balai Jaya. Selain itu, selaku pengurus LAM Kecamatan Balai Jaya akan memberikan ucapan kegiatan sertifikat penghargaan khsus dari LAM Riau Kecamatan Balai Jaya atas didikasi dalam acara hari ini.
"Kepada manjelis guru di ucapkan ribuan terimakasih atas selama ini mendidik anak kami selama tiga tahun lamanya. Hingga sampai di ujung ini mereka terbentuk, insya allah mereka akan menjadi orang-orang baik, anak-anak perstasi, saya berharap dapat melanjutkan keperguruan tinggi ini harapakan kami," pinta Dedi.
"Kepada anak-anak kami yang akan meninggalkan sekolah yang tercinta ini, kami hanya berpesan pertama jaga adap, jaga adat, jaga harga diri dan jaga marwah SMAN 5 Bagan Sinembah ini. Lanjutkan kesekolah yang lebih tinggi. Disini banyak sekolah-sekolah perguruan tinggi. Kalau bagi yang tidak melanjutkan, jumpai MKA LAM Riau Kecamatan Balai Jaya, minta rekom untuk kerja di perusahaan yang ada di Kecamatan Balai Jaya ini. Kami siap menjembatani dan memberikan rekom dari LAM Riau Kecamatan Balai Jaya. Namun kami yakin dan percaya, bekal-bekal yang diberikan oleh cekgu di SMAN 5 Bagan Sinembah mudah-mudahan bisa mengantarkan anak-anak kita yang lebih baik," ujar Dedi.
Sementara itu Kepala Sekolah SMAN 5 Bagan Sinembah Suzan Fadillah Spd MPd menjelaskan, bahwa sekolah yang ia pimpin selama ini setiap ada keegiatan pelepasan siswa-siswi tidak luput tetap mengedepankan adat melayu.
"Alhamdulillah, setiap tahun kita melepaskan anak-anak didik kita dengan cara adat melayu, salah satunya tepung tawar dan upah-upah dan berbagai macam tampilan adat melayu lainya," pungkas Suzan Fadillah. (sul)