Warga Blokir Jalan, Hasil Produksi PTPN 5 Sei Lala Terancam Tidak Bisa Keluar

datariau.com
2.533 view
Warga Blokir Jalan, Hasil Produksi PTPN 5 Sei Lala Terancam Tidak Bisa Keluar
Heri
Warga blokir jalan.

RENGAT, datariau.com - Hasil produksi perusahan plat merah PTPN 5 Sei Lala yakni Tandan Buah Segar (TBS) terancam membusuk di dalam kebun. Pasalnya, warga Desa Perkebunan Sei Parit Kecamatan Sei Lala Kabupaten Inhu kompak memblokir jalan desa akses ke perusahaan, akses keluar masuk mobil perusahan angkut TBS dan lainnya.

Hal ini di picu dengan kejadian terpuruknya mobil ambulan saat antarkan jenazah di tempat pemakaman umum (TPU) dan warga menilai perusahan plat merah tidak peduli dengan lingkungan desa Perkebunan Sei Parit pada ring satu perusahan.

Kepala Desa Perkebunan Sei Parit, Julimin saat ditemui datariau.com di lokasi pemblokiran jalan mengatakan, bahwa sudah berulang kali pihak desa menyampaikan agar jalan akses masyarakat diperbaiki. Namun PTPN 5 tidak juga melakukan perbaikan.

"Contoh seperti jalan menuju TPU, setelah kita ribut-ribut dan masuk media baru diperbaiki oleh PTPN 5," kata Julimin, Sabtu (23/12/2017).

Selain masalah jalan, janji PTPN 5 yang katanya mau kerjakan cuci parit, kata Julimin juga belum terealisasi hingga kini, apalagi kini musim hujan. "Kita khawatir kembali rumah warga terendam banjir dan kami minta juga pembangunan SD, tenagga kerja dan pembangunan box culvert," terangnya.

Ditanya sampai kapan pemblokiran jalan akan berlangsung, Julimin menjelaskan tidak akan membuka blokir jalan ini sampai apa yang dimohon terealisasi oleh PTPN 5. "Kalau belum tereralisasi kami tidak akan buka blokir jalan ini. Kami udah bosan janji yang disampaikan oleh PTPN 5. Kami tidak akan blokir jalan bila manajer PTPN 5 mau datang kemari, kalau tidak mau kemari, kami sudah bersepakat tetap memblokir jalan ini hingga ada kesepakatan PTPN 5," paparnya.

Melalui Papam PTPN 5 Sei Lala, Doski Samad menyampaikan pesan dari Askep, karena manager tidak berada di tempat, maka berpesan tanggal 27 Desember 2017 akan temui pihak desa di kantor.

Pemblokiran jalan desa dapat pengawalan dari Bhabinkamtibmas Bripka AJF Tambunan dan Babinsa Koptu, Bambang HW.

Penulis
: Heri
Editor
: Angga
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)