RENGAT, datariau.com - Kecelakaan maut di jalan lintas timur Kecamatan Batang Gansal Kabupaten Inhu antara mobil truk cold diesel Nopol BM 9498 MA yang mengangkut kayu olahan dengan Motor Honda Blade, akibat insiden kecelakan tersebut Fahrul (17) pengendara Honda Blade meninggal dunia.
Hingga kini, insiden kecelakaan tersebut masih penuh misteri. Pasalanya, hingga kini pihak kepolisian khususnya Mapolsek Batang Gansal belum mengetahui siapa supir truk dan siapa pemilik mobil serta pemilik kayu olahan yang ada di dalam mobil truk yang terlibat kecelakaan tersebut. Karena disaat insiden kecelakan itu terjadi, supir truk melarikan diri.
Pantauan datariau.com di lapangan pada hari Jumat (25/8/2017) sekitar pukul 16.00 wib, mobil truk cold diesel pengangkut kayu olahan terlibat kecelakaan itu masih berada di TKP di kebun sawit warga dan posisi mobil masih terbalik. Sedangkan kayu olahan lebih kurang 8/10 kubik yang diangkut truk sudah diamankan di belakang kantor Mapolsek Batang Gansal.
Warga yang mengetahui kecelakaan ini mengharapkan agar pihak kepolisian segera mengungkap siapa pemilik truk dan pemilik kayu olahan yang diduga hasil ilegal loging tersebut.
"Untuk menegakkan rasa kadilan, hukum harus diberlakukan kepada setiap orang, tidak ada pilih kasih. Siapa pun yang terlibat dengan kayu di truk yang terbalik itu harus diusut tuntas. Jangan karena nanti pemilik kayu oknum aparat lalu didiamkan saja, padahal sudah memakan korban nyawa," kata salah seorang Tokoh Masyarakat Inhu Hatta Munir, Sabtu (26/8/2017).
Pihak kepolisian, kata Hatta, dalam hal ini tidak begitu sulit untuk mengungkap kasus tersebut, karena barang bukti mobil ada bersama polisi, dilihat dari plat kendaraan polisi dapat segera mengetahui siapa pemilik truk tersebut.
"Kita tunggu saja hasil pengusutan dari kepolisian, semoga Polres Inhu dapat segera mengungkap dan menangkap supir dan pemilik kayu untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya," pungkas Hatta.
Sebelumnya, Kapolres Inhu AKBP Arif Bastari SIk MH kepada datariau.com melalui selulernya menegaskan, bahwa pihaknya masih memburu siapa supir dan pemilik kayu tersebut.
"Siapa pemilik kayu kita sedang melakukan penyelidikan, karena waktu kejadian sopir mobil truk melarikan diri, sekarang kasus tersebut sedang ditangani oleh Mapolsek Batang Gansal," kata Kapolres, Kamis (24/8/2017).
Pernyataan ini sekaligus meluruskan pemberitaan sebelumnya yang menyatakan bahwa kayu olahan yang sempat berserakan di pinggir jalan karena truk terbalik itu hilang sesaat usai kejadian, ternyata diamankan di Mapolsek Batang Gansal.
"Kalau tidak percaya barang bukti ada di Mapolsek Batang Gansal silahkan dicek langsung saja ke Mapolsek Batang Gansal," kata Kapolres AKBP Arif Bastari SIk MH meyakinkan.
Memang, pihak kepolisian dalam perkara ini lambat memberi keterangan kepada media massa, bahkan tim datariau.com yang mengikuti perkembangan peristiwa maut yang penuh misteri ini sebelumnya dibuat bingung atas bungkamnya pihak kepolisian. Ternyata Polres Inhu punya alasan tersendiri mengapa lambat memberi keterangan atas adanya kecelakaan maut yang melibatkan truk pengangkut kayu olahan diduga ilegal ini.
"Bila kita beritakan, tidak menutup kemungkinan pelakunya akan melarikan diri, maka kejadian kecelakaan ini tidak kita beri tahu kepada rekan media. Namun kita tetap melakukan penyelidikan hingga pelaku atau supir truk tertangkap," bebernya.
Ditambahkan Kapolres, bahwa saat ini pihak Mapolres Batang Gansal sedang menyelidiki kasus kecelakaan tersebut. "Mari sama-sama kita berdo'a semoga pelakunya segera ketangkap," pungkas Kapolsek AKBP Arif Bastari SIk MH.