Lebih 2 Hektare Lahan tak Diurus di Tuah Karya Terbakar, Sampai Malam Ini Api Masih Membara

datariau.com
1.130 view
Lebih 2 Hektare Lahan tak Diurus di Tuah Karya Terbakar, Sampai Malam Ini Api Masih Membara
Riki
Api membakar lahan di Gang Kuindra menjadi tontonan warga sekitar.

PEKANBARU, datariau.com - Lahan yang disebut milik Pancaika yang ada di Gang Kuindra RT 01 RW 02 kelurahan Tuah Karya kecamatan Tampan terbakar, Sabtu (27/8/2016).

Pantauan di lapangan, api terus melalap semak belukar di lahan tersebut, hingga pukul 16.45 WIB, belum ada tim pemadam kebakaran. Kobaran api dan kepulan asap dari kebakaran lahan ini mengundang warga sekitar beramai-ramai memadati lokasi kebakaran, karena memang di sekitaran lahan ini banyak rumah penduduk. Asap tampak membumbung ke udara dan terlihat dari Jalan Cipta Karya.

Tampak beberapa warga yang rumahnya bersepadan dengan lahan terbakar cepat-cepat membersihkan lahan tersebut dengan menebas ilalang agar api tidak sampai ke rumahnya, kemudian ada lagi warga lainnya yang panik menyirami lahan dengan air seadanya menggunakan gayung.

Ketua RT 01 Suardi saat dikonfirmasi datariau.com di lokasi kejadian mengatakan, bahwa memang sejak lama lahan itu tidak diurus pemiliknya, sehingga menjadi semak belukar ibarat hutan di tengah kota.

"Warga di sini menyebutnya lahan Pancika, atau bisa dikatakan hutan Pancika. Ndak pernah diurus oleh pemiliknya, makanya jadi hutan begini," ujar Suardi bersama tokoh masyarakat dan Ketua RW yang langsung turun saat melihat adanya kobaran api yang sangat besar di lahan itu.

Warga hanya menyelamatkan rumah mereka dengan cara membuat batas antara lahan berilalang dengan lahan pemukiman. Kemudian tidak banyak yang bisa dilakukan warga hingga malam ini sekitar pukul 20.27 WIB, api masih membakar lahan tersebut dan sejumlah warga pun menjadikan api yang membesar di lahan itu sebagai tontonan malam minggu sambil berjaga-jaga jika ada bara api yang terbang menyambar rumah mereka.

Penulis
: Riki
Editor
: Zardi
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)