Dilanda Banjir, Ratusan Warga Siak Riau Mengungsi

datariau.com
997 view
Dilanda Banjir, Ratusan Warga Siak Riau Mengungsi
Riauterkini.com
Warga yang mengungsi.

SIAK, datariau.com - Musim hujan saat ini curah air yang turun cukup tinggi dan mengakibatkan beberapa kampung di Kabupaten Siak terendam banjir. Bahkan ada juga yang harus diungsikan ke dataran tinggi yang tidak terkena banjir.

Seperti yang dialami Kampung Buantan Besar, Kecamatan Siak Sri Indrapura, Kamis (17/11/2016) sekitar 55 Kepala Keluarga (KK) dengan 207 jiwa harus diungsikan ke tenda darurat.

Informasi salah seorang warga setempat mengatakan bahwa luapan air selain hujan juga akibat luapan tanggul yang pecah milik Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Tegu Karsa Wahana Lestari (PT TKWL). Akibatnya volume air bertambah banyak dan mengalir ke pemukiman penduduk sekitar dan menggenangi rumah.

"Akibat dari banjir tersebut pecahnya salah satu tanggul di PT TKWL, sehingga  tidak sanggup menampung debit air yang mengakibatkan masuknya air ke pemukiman masyarakat dan menenggelamkan rumah warga," ujar Basri (39).

Untuk masyarakat yang diungsikan ke tenda darurat, katanya, sementara masih ditanggulangi Kepala Kampung Buantan Besar Suwanto, dan ia berharap dengan adanya kejadian banjir ini menjadi perhatian serius pemerintah untuk mengatasinya.

"Usaha dari Pemerintah Desa mengusikan masyarakat dengan segala kemampuan, perlongan dari masyarakat yang ikut berpartisipasi dari Pemuda Kampung Buantan untuk mengusikan Masyarakat ke tenda yang ada," ujar Suwanto.

Sementara itu, Camat Siak Wan Saiful mengungkapkan bahwa ia tidak bisa memastikan luapan air karena pecahnya tanggul seperti yang dikatakan masyarakat setempat. Untuk memastikan hal tersebut, ia sudah turun ke lokasi yang dimaksud.

Selain itu, Asisten I Sekretariat Daerah Siak, Fauzi Asni mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Siak akan secepatnya membantu korban banjir dan mencari solusi untuk mengatasi banjir tersebut.

Saat ini ia memerintahkan agar Satuan Kerja Perangkat Daerah terkait untuk menyiapkan mobil wc atau kakus, ambulan, dokter untuk mengantisipasi terjadinya penyakit yang diakibatkan banjir.

"Kami perintah kesini mobil wc dan ambulan agar dapat berobat dan dokter akan datang, semoga bapak ibu bersabar dan kami mengupayakan membantu bapak dan ibu. BPBD akan menambah tenda satu lagi, saat ini dalam perjalanan," terang Fauzi.

Editor
: Riki
Sumber
: Riauterkini.com
Tag:Banjir
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)