Tim Pengabdian Kepada Masyarakat UNRI Lakukan Pelatihan Penyusunan Instrumen Evaluasi Higher Order Thinking Skills di SMAN 1 Tambang

datariau.com
1.085 view
Tim Pengabdian Kepada Masyarakat UNRI Lakukan Pelatihan Penyusunan Instrumen Evaluasi Higher Order Thinking Skills di SMAN 1 Tambang

KAMPAR, datariau.com - Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau, melaksanakan kegiatan pengabdian skema kemitraan masyarakat dengan sekolah SMAN 1 Tambang, berupa Pelatihan Penyusunan Instrumen Evaluasi Higher Order Thinking Skills bagi guru sejak 21 Juni 2022 lalu hingga akhir Agustus mendatang.

Kegiatan yang dimulai dengan kata sambutan Ketua Pengabdian Dra Darmawati MSi diterima baik oleh pihak SMAN 1 Tambang. Kegiatan pelatihan secara resmi dibuka Drs Khairullah MPd selaku kepala sekolah. ?Semoga pelatihan ini dapat mendorong dan meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun instrumen evaluasi HOTS bagi guru-guru di sini,? ujarnya.

Kegiatan ini merupakan wujud kolaborasi antara perguruan tinggi dengan sekolah yang ditaja oleh 4 orang dosen Universitas Riau yaitu Dra Darmawati MSi dari Program Studi Pendidikan Biologi, Hesty Marwani Siregar MPd dari Program Studi Pendidikan Matematika, Febblina Daryanes MPd dari Program Studi Pendidikan Biologi, dan Fitri Aldresti MPd dari Program Studi Pendidikan Kimia, serta dibantu oleh mahasiswa Kukerta Balek Kampung Desa Kuala Nenas Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar di bawah bimbingan DPL Intan Kartika Sari MPd.

?Pembelajaran abad 21 adalah pembelajaran yang menuntut kemampuan berpikir kritis, kreativitas, pemecahan masalah, komunikasi dan kolaborasi. Tes berbasis kemampuan Higher Order Thinking Skills menjadi salah satu cara guru untuk meningkatkan keterampilan abad 21 tersebut,? jelas Ketua Pengabdian Dra Darmawati MSi.

Kegiatan pelatihan dimulai dengan pelaksanaan pretest untuk mengetahui pemahaman awal guru terkait Higher Order Thinking Skills. Selanjutnya, peserta diberikan materi terkait Penyusunan Instrumen Evaluasi Higher Order Thinking Skills.

?Kemampuan Higher Order Thinking Skills dapat tercapai melalui pemberian soal-soal yang sesuai agar siswa berpikir secara luas dan mendalam tentang materi pelajaran. Dengan demikian, diperlukan seorang guru yang mampu menyusun soal evaluasi berbasis Higher Order Thinking Skills,? ujar Dra Darmawati MSi.

Lebih lanjut, peserta pelatihan akan didampingi untuk mengembangkan soal evaluasi Higher Order Thinking Skills per kelompok mata pelajaran hingga menyelesaikan posttest. Seluruh rangkaian kegiatan pelatihan berupa presentasi dan diskusi pun dapat diikuti oleh peserta dengan antusias.

?Kegiatan ini merupakan salah satu tridharma perguruan tinggi yang harus dilakukan oleh dosen untuk berbagi ilmu sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat pada satuan pendidikan. Dengan demikian, kami berharap bahwa pelatihan ini dapat meningkatkan keterampilan guru dalam menyusun instrumen evaluasi Higher Order Thinking Skills,? ungkap Dra Darmawati MSi. (rls)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)