Sosialisasi dan Demonsentrasi Pembuatan POC Serta Kompos dari Sampah Organik Rumah Tangga

Samsul
70 view
Sosialisasi dan Demonsentrasi Pembuatan POC Serta Kompos dari Sampah Organik Rumah Tangga
ROKAN HILIR, datariau.com-Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Berdampak Universitas Riau (Unri) di Kepenghuluan Jojol, Kecamatan Kubu Babussalam, mengadakan sosialisasi sekaligus demonstrasi langsung pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dan kompos dari sampah organik rumah tangga. Kegiatan ini diikuti oleh warga setempat sebagai bagian dari program pemanfaatan sampah organik menjadi produk yang bernilai guna, 21 Juli 2026.

Kegiatan diawali dengan sosialisasi mengenai permasalahan sampah rumah tangga dan dampaknya terhadap lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik. Mahasiswa kemudian mendemonstrasikan tahapan pembuatan POC menggunakan bahan-bahan sederhana seperti sisa sayuran, buah-buahan, dan larutan EM 4 yang dimana larutan ini hasil fermentasi berwarna cokelat kekuningan yang berisi campuran mikroorganisme hidup menguntungkan, utamanya terdiri dari bakteri asam laktat, bakteri fotosintetik, dan actinomycetes berguna untuk membantu proses penguraian dari sampah organik. Cara pembuatan kompos dari sampah dapur yang dapat dilakukan secara mandiri oleh masyarakat di rumah masing-masing.

Koordinator program, Arrival Rojeki Napitupulu dan Refan Yogi Finanda, menuturkan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat mengurangi volume sampah organik yang selama ini dibuang begitu saja, sekaligus memberikan solusi ekonomis bagi warga yang bergerak di bidang pertanian dan perkebunan. “POC dan kompos yang dihasilkan bisa langsung dimanfaatkan warga untuk menyuburkan tanaman, sehingga bisa mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia,” jelas Refan Yogi Finanda

DPL KUKERTA, Dr. Ali Asfar SSos MSi, menyampaikan bahwa program ini sejalan dengan prinsip keberlanjutan (sustainable) yang menjadi salah satu prinsip pelaksanaan KUKERTA Berdampak Unri, karena hasil dari kegiatan ini dapat terus dimanfaatkan warga meskipun masa KUKERTA telah berakhir.

Salah satu warga Desa Jojol, Bunda Eva, yang berprofesi sebagai guru Taman Kanak-Kanak (TK), turut hadir dan mengaku senang dengan adanya kegiatan sosialisasi ini. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan ilmu baru baginya dalam mengelola sampah rumah tangga menjadi sesuatu yang bermanfaat, sekaligus dapat ia terapkan dalam mengajarkan kepedulian lingkungan kepada anak-anak didiknya di sekolah.

"Sebagai guru TK, saya jadi punya bekal baru untuk mengenalkan anak-anak pada cara mengolah sampah sejak dini, bukan hanya membuangnya saja. Ternyata sampah dapur seperti sisa sayur dan buah itu bisa diolah jadi pupuk yang bagus untuk tanaman. Kegiatan ini sangat bermanfaat, bukan hanya untuk saya pribadi, tapi juga bisa saya bagikan ilmunya ke murid-murid dan orang tua di sekolah. Saya berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut dan bisa dipraktikkan warga secara swadaya di rumah masing-masing, supaya Desa Jojol jadi lebih bersih dan mandiri dalam mengelola sampah," ujar Bunda Eva.

Dalam praktiknya, tim Kukerta memandu warga secara langsung mulai dari pemilahan sampah organik, proses fermentasi, hingga cara penggunaan POC dan kompos yang sudah jadi untuk tanaman. Warga juga diberikan kesempatan untuk bertanya dan berdiskusi mengenai kendala yang biasa dihadapi dalam pengelolaan sampah rumah tangga.

Kegiatan sosialisasi dan demonstrasi ini merupakan salah satu program kerja unggulan mahasiswa Kukerta Universitas Riau di bidang lingkungan dan pertanian, yang diharapkan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Desa Jojol dalam mengelola sampah rumah tangga secara mandiri dan ramah lingkungan.

Kegiatan ini turut melibatkan seluruh anggota tim Kukerta Desa Jojol, yaitu Candra Kurniawan (Ketua), Afri Aldi Manurung, Refan Yogi Finanda, Arrival Rojeki Napitupulu, Lulu Gemita, Naomy Nathalia Marpaung, Mila Cahya, Btari Maharani, Jingga Anggelita Pradana, dan Nur Adilah.

(Reporter: Tim Kukerta Universitas Riau-Desa Jojol, Kubu Babussalam, Rokan Hilir)
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)