YOGYAKARTA, datariau.com - SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta (SMA Muhi) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap kemajuan pendidikan Muhammadiyah. Kali ini, SMA Muhi menyalurkan bantuan pendidikan senilai total Rp78,5 juta kepada 24 sekolah Muhammadiyah di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Pentasyarufan bantuan tersebut dilaksanakan pada Selasa (15/9/2026) pukul 13.00 WIB di Ruang Multimedia SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta. Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat, akrab, dan penuh rasa syukur.
Penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari ungkapan syukur atas berbagai prestasi yang telah diraih SMA Muhi sekaligus momentum Milad ke-77. Bagi SMA Muhi, capaian dan kemajuan sekolah bukan hanya sesuatu yang patut dirayakan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk berbagi kebermanfaatan dengan sesama, khususnya sekolah-sekolah Muhammadiyah yang terus berjuang mengembangkan pendidikan.
Baca juga:Milad ke-77, SMA Muhi Teguhkan Prestasi dan Silaturahmi
Dalam sambutannya, Plt. Kepala SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta, Drs. H. Herynugroho, M.Pd., menegaskan bahwa keberhasilan sebuah sekolah tidak hanya dapat diukur dari banyaknya prestasi maupun jumlah murid yang dimiliki.
Menurutnya, sekolah yang baik juga harus memiliki kepedulian terhadap sesama dan umat, khususnya terhadap sesama warga Muhammadiyah dan dunia pendidikan Muhammadiyah.
“Sekolah yang baik itu tidak hanya ditunjukkan oleh prestasi dan jumlah murid yang banyak, tetapi sekolah tersebut memiliki kepedulian terhadap sesama dan umat, khususnya sesama Muhammadiyah dan khususnya dunia pendidikan Muhammadiyah,” ungkapnya.
Baca juga:SMA Muhi Yogyakarta Perkuat Pembelajaran Abad ke-21 Lewat Kolaborasi Pendidikan Indonesia-Malaysia
Pesan tersebut menegaskan bahwa kemajuan sekolah juga membawa tanggung jawab untuk menghadirkan manfaat bagi lingkungan dan persyarikatan. Prestasi tidak berhenti menjadi kebanggaan, tetapi dapat diwujudkan menjadi energi untuk berbagi dan menguatkan sekolah Muhammadiyah lainnya.
Kepedulian SMA Muhi kepada masyarakat selama ini juga diwujudkan melalui berbagai kegiatan sosial dan keagamaan. Di lingkungan sekitar sekolah, di antaranya melalui kajian setiap Ahad pada awal bulan, TPA bagi anak-anak warga sekitar, tahsin Al-Qur’an setiap Ahad sore, buka bersama, berbagi pada bulan Ramadan, hingga kegiatan kurban.
Sementara dalam lingkup Muhammadiyah, kepedulian tersebut diwujudkan melalui sejumlah program seperti sosial worker, Mubaligh Hijrah, serta bantuan bagi masyarakat yang terdampak bencana alam.
Baca juga:SMA Muhi Yogyakarta Catat 269 Lulusan Diterima PTN, 3 Alumni Tembus Kampus Luar Negeri
Berbagai kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya SMA Muhi untuk menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, kepedulian sosial, dan kesediaan memberikan manfaat kepada masyarakat serta persyarikatan.
Bantuan pendidikan senilai Rp78,5 juta kali ini diberikan kepada 24 sekolah Muhammadiyah di DIY yang jumlah muridnya masih membutuhkan perhatian dan penguatan.
Meskipun bantuan tersebut belum dapat mencakup seluruh kebutuhan pengembangan sekolah, SMA Muhi berharap dukungan itu dapat menjadi penyemangat sekaligus pemantik bagi sekolah penerima untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, mengembangkan program, memperkuat kepercayaan masyarakat, serta meningkatkan jumlah peserta didik pada tahun-tahun mendatang.
Baca juga:SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta Antarkan Sharisha ke Final OSN 2026
Bantuan tersebut juga tidak semata-mata dipandang sebagai pemberian secara material. Lebih dari itu, terdapat pesan kebersamaan bahwa sekolah Muhammadiyah yang sedang berjuang tidak berjalan sendirian.
Semangat saling menguatkan antar sekolah Muhammadiyah diharapkan terus tumbuh sehingga kemajuan satu sekolah dapat memberikan dampak positif bagi sekolah lainnya.
Momentum tersebut juga diharapkan menginspirasi sekolah-sekolah Muhammadiyah lain yang telah lebih maju untuk melakukan gerakan serupa sesuai kemampuan masing-masing.
Kemajuan pendidikan Muhammadiyah dinilai akan semakin kuat apabila sekolah yang telah berkembang bersedia berbagi pengalaman, sumber daya, perhatian, dan kepedulian dengan sekolah yang masih membutuhkan dukungan.
Baca juga:SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta Perkuat Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan, Bangun Budaya Pelayanan Prima dan Kinerja Unggul
Semangat tersebut menjadi bagian dari praktik ta'awun dalam memajukan pendidikan Muhammadiyah. Keberhasilan satu sekolah diharapkan tidak hanya menjadi capaian internal, tetapi juga dapat menjadi kekuatan bersama untuk mendorong sekolah-sekolah Muhammadiyah lainnya agar terus tumbuh dan berkembang.
Pentasyarufan bantuan Rp78,5 juta tersebut akhirnya menjadi bentuk syukur SMA Muhi atas nikmat prestasi, kepercayaan masyarakat, dan perjalanan panjang selama 77 tahun.