SMM PANEL INDO

Semarak KKN UMRI di Sungai Apit: Kelompok 61 Bangun Kolaborasi dan Semangat Dakwah Bersama Muhammadiyah

datariau.com
125 view
Semarak KKN UMRI di Sungai Apit: Kelompok 61 Bangun Kolaborasi dan Semangat Dakwah Bersama Muhammadiyah
Foto: Ist.
Mahasiswa KKN dari Kelompok 57, 58, 59, 60, 61, dan 62 bersama jajaran akademisi UMRI serta unsur Persyarikatan Muhammadiyah se-Kecamatan Sungai Apit.

SUNGAI APIT, datariau.com - Semangat pengabdian dan kebersamaan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) menggema di Kelurahan Kayu Ara Permai, Kecamatan Sungai Apit. Kegiatan tersebut mempertemukan mahasiswa KKN dari Kelompok 57, 58, 59, 60, 61, dan 62 bersama jajaran akademisi UMRI serta unsur Persyarikatan Muhammadiyah se-Kecamatan Sungai Apit.

Kelompok 61 KKN UMRI yang ditempatkan di Kampung Bunsur turut mengambil peran aktif dalam menyukseskan rangkaian kegiatan. Kolaborasi lintas kelompok ini menjadi gambaran bahwa pengabdian mahasiswa tidak berhenti pada batas wilayah kelompok masing-masing, tetapi dapat berkembang menjadi gerakan bersama yang memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.

Kegiatan berlangsung meriah dengan dihadiri jajaran dosen Universitas Muhammadiyah Riau, unsur Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM), Pimpinan Ranting Muhammadiyah se-Kecamatan Sungai Apit, serta mahasiswa KKN dari berbagai kelompok.

Baca juga:KKN UMRI Kelompok 57 Edukasi Siswa TK di Sungai Apit tentang Cara Sikat Gigi yang Baik dan Benar


Kehadiran berbagai unsur tersebut menciptakan suasana penuh kekeluargaan sekaligus memperkuat hubungan antara mahasiswa, kampus, dan Persyarikatan Muhammadiyah di tengah masyarakat.

Salah satu agenda yang mendapat perhatian dalam kegiatan tersebut adalah penyampaian tausiah oleh Dr. Santoso, SS., M.Si., dosen Universitas Muhammadiyah Riau. Tausiah tersebut memberikan penguatan nilai-nilai keislaman sekaligus membangkitkan semangat pengabdian bagi mahasiswa yang tengah menjalankan amanah KKN.

Pesan yang disampaikan menjadi pengingat bahwa keberadaan mahasiswa KKN di tengah masyarakat bukan sekadar untuk menjalankan program kerja. Lebih dari itu, KKN menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk menghadirkan ilmu, nilai, dan keteladanan secara langsung di tengah kehidupan masyarakat.

Baca juga:Maulid Nabi Jadi Momentum KKN Kelompok 61 UMRI Pererat Silaturahmi dengan Masyarakat Kampung Bunsur


Hal tersebut sejalan dengan semangat UMRI dalam menjadikan KKN sebagai ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku perkuliahan sekaligus membangun kedekatan dengan masyarakat.

Bagi Kelompok 61 KKN UMRI, kegiatan tersebut menjadi salah satu pengalaman penting selama menjalankan pengabdian di Kampung Bunsur. Pertemuan bersama kelompok KKN lainnya, dosen UMRI, serta unsur Muhammadiyah se-Kecamatan Sungai Apit memperlihatkan besarnya kekuatan kolaborasi dalam menjalankan pengabdian.

Ratusan mahasiswa dan masyarakat yang hadir turut membuat suasana kegiatan semakin hidup. Senyum, sapaan, diskusi, dan kebersamaan yang terjalin menjadi gambaran bahwa KKN dapat menjadi ruang pertemuan berbagai elemen untuk bergerak bersama.

Baca juga:Media Online Data Riau Jadi Pilihan Mahasiswa untuk Ekspos Tugas Kuliah


Dari Kampung Bunsur, Kelompok 61 tidak hanya membawa nama kelompok, tetapi juga membawa semangat UMRI untuk hadir, bersinergi, dan memberikan kontribusi nyata di tengah masyarakat.

Kolaborasi Kelompok 57 hingga 62 sekaligus menunjukkan bahwa perbedaan kelompok bukanlah batas untuk bergerak bersama. Ketika berbagai potensi disatukan, kegiatan pengabdian dapat berlangsung lebih besar, semarak, dan memiliki makna yang lebih luas.

Penulis
: Miftahul jannah
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)