PEKANBARU, datariau.com - SDN 181 Pekanbaru tengah menuju sekolah berwawasan lingkungan atau yang dikenal sekolah Adiwiyata. Hal ini dibuktikan sekolah dengan melakukan pelatihan hidroponik dengan mendatangkan sekolah pembina mereka yakni MAN 1 Pekanbaru, Selasa (17/2/2015) di halaman SDN 181.
"Warga sekolah, mulai dari guru, pegawai dan murid sudah berkomitmen untuk menerapkan program wawasan lingkungan sebagai bentuk keseriusan menuju sekolah adiwiyata. Salah satu yang kami lakukan adalah melaksanakan pelatihan ini dan ada juga program sabtu bersih," ujar Wakil Kepala Sekolah SDN 181 Pekanbaru, Ahmad Zamri di sela-sela kegiatan pelatihan.
Dijelaskannya, dalam pelatihan tersebut dijelaskan kepada pelajar SD bahwa hidroponik merupakan budidaya menanam dengan memanfaatkan air tanpa menggunakan tanah dengan menekankan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi tanaman.
"Kebutuhan air pada hidroponik lebih sedikit daripada kebutuhan air pada budidaya dengan tanah. Hidroponik menggunakan air yang lebih efisien, jadi cocok diterapkan pada daerah yang memiliki pasokan air yang terbatas," papar Zamri.
Untuk meuju sekoah adiwiyata, terang Zamri lagi, pihaknya memang berupaya menciptakan lingkungan sekolah yang bersih dan asri. Dengan tanaman hidroponik itu nantinya, diharapkan lingkungan sekolah bisa asri dan hijau.
Selain mengadakan pelatihan hidroponik, jelas Zamri, sekolah juga telah menyiapkan beberapa hal untuk penilaian adiwiyata. Seperti persiapan dalam bentuk dokumen, green house, tanaman obat keluarga (Toga), daur ulang, kolam ikan, tempat sampah dan kompos yang sedang berjalan.
"Program wawasan lingkungan ini bertujuan untuk menanamkan rasa cinta terhadap lingkungan kepada para siswa. Sehingga, mereka mengerti betapa pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dan apa dampak yang akan ditimbulkan dari kerusakan lingkungan," tuturnya.
Lebih lanjut dijelaskan Zamri, lingkungan yang bersih, indah dan asri juga akan memberikan kesan yang baik bagi siswa saat mengikuti proses belajar mengajar di sekolah. Sebab, lingkungan sekolah yang bersih dan indah akan memberikan kesan nyaman kepada siswa. Dimana hal itu sangat mendukung tumbuh kembangnya semangat belajar anak secara optimal.
"Jika lingkungan sudah bersih, tentunya siswa lebih nyaman dan konsentrasi dalam menyerap setiap ilmu pengatahuan yang diberikan oleh guru. Imbasnya jelas kepada prestasi yang lebih baik. Kedepan kita juga berharap akan ada polisi lingkungan, demi melengkapi atau menambah poin penilaian menjadi sekolah adiwiyata," pungkasnya. (ade)