SMM PANEL INDO

Pengabdian KUKERTA Berdampak UNRI, Mahasiswa Rancang Kawasan Desa Wisata Lubuk Ambacang Berbasis Potensi Lokal

datariau.com
137 view
Pengabdian KUKERTA Berdampak UNRI, Mahasiswa Rancang Kawasan Desa Wisata Lubuk Ambacang Berbasis Potensi Lokal

DATARIAU.COM - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Berdampak Universitas Riau (UNRI) menghadirkan program Perancangan Kawasan Desa Wisata Lubuk Ambacang Berbasis Potensi Lokal. Program tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung arah pengembangan Desa Lubuk Ambacang menuju kawasan wisata yang terencana, berkelanjutan, serta mengedepankan kekuatan dan karakter lokal.

Desa Lubuk Ambacang memiliki beragam potensi yang dapat dikembangkan sebagai daya tarik wisata. Potensi tersebut mencakup keindahan alam, kekayaan budaya, serta berbagai karakteristik lokal yang menjadi bagian dari identitas masyarakat desa.

Apabila dikelola secara terarah, potensi tersebut dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi kekuatan pariwisata sekaligus membuka ruang bagi peningkatan perekonomian masyarakat.

Baca juga:Mahasiswa KKN Universitas Riau Olah Ikan Lomek Jadi Pempek, Cuka Buah Kedabu Jadi Inovasi Baru


Berangkat dari kondisi tersebut, mahasiswa KUKERTA Berdampak UNRI menyusun konsep perancangan kawasan desa wisata sebagai gambaran awal mengenai arah pengembangan Desa Lubuk Ambacang. Rancangan tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu referensi bagi pemerintah desa apabila ke depan wilayah tersebut diarahkan untuk berkembang sebagai kawasan desa wisata.

Dalam proses perancangannya, mahasiswa terlebih dahulu melakukan identifikasi terhadap potensi alam, budaya, serta kondisi eksisting Desa Lubuk Ambacang. Hasil identifikasi kemudian menjadi dasar dalam menyusun konsep penataan kawasan dengan mempertimbangkan fungsi ruang, kenyamanan pengunjung, karakter lokal, kelestarian lingkungan, serta potensi keterlibatan masyarakat.

Program tersebut menghasilkan sejumlah luaran, di antaranya Detail Engineering Design (DED), visualisasi tiga dimensi atau render, animasi kawasan, serta poster perancangan. Berbagai hasil tersebut disusun untuk memberikan gambaran yang lebih nyata mengenai konsep penataan kawasan sehingga dapat lebih mudah dipahami oleh pemerintah desa maupun masyarakat.

Baca juga:Mahasiswa KUKERTA UNRI Pasang Tiang Reflektor di Simpang Pemda Langgam, Tekan Risiko Kecelakaan


Hasil perancangan kemudian disampaikan kepada Kepala Desa Lubuk Ambacang pada 28 Juli 2026. Penyampaian tersebut menjadi bagian dari rangkaian program KUKERTA sekaligus menjadi momentum untuk memperkenalkan konsep pengembangan kawasan desa wisata yang telah disusun mahasiswa.

Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa menunjukkan bagaimana berbagai potensi lokal yang dimiliki Desa Lubuk Ambacang dapat dituangkan ke dalam sebuah konsep perancangan kawasan yang lebih terarah.

Kepala Desa Lubuk Ambacang memberikan tanggapan positif setelah melihat hasil rancangan yang dipaparkan mahasiswa. Dengan nada bercanda sekaligus memberikan apresiasi, Kepala Desa mengatakan, “Wah, ini bagus. Bisa ini kamu buat desain untuk halaman depan kantor desa juga.”

Baca juga:Mahasiswa Kukerta UNRI Sulap Potensi Ikan Desa Perhentian Luas Jadi Abon Bernilai Ekonomi


Tanggapan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap kreativitas mahasiswa sekaligus menunjukkan bahwa hasil perancangan yang dibuat dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan dan dimanfaatkan dalam kebutuhan pembangunan desa lainnya.

Program perancangan kawasan tersebut dilaksanakan oleh mahasiswa KUKERTA Berdampak Universitas Riau di bawah pengawasan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Nuraini Yulia, S.ST., M.Par. Pendampingan dilakukan untuk memastikan pelaksanaan kegiatan berjalan sesuai dengan rencana serta tujuan program yang telah ditetapkan.

Baca juga:Media Online Tempat Memuat Berita Kukerta, Ribuan Artikel Mahasiswa Tayang di Data Riau


Selain menghasilkan visualisasi kawasan, program ini diharapkan dapat memberikan gambaran awal kepada Pemerintah Desa Lubuk Ambacang dalam melihat peluang pengembangan wilayah sebagai desa wisata.

Jika ke depan pemerintah desa memiliki komitmen untuk merealisasikan konsep tersebut, hasil perancangan dapat menjadi salah satu referensi awal dalam penataan kawasan, pengembangan fasilitas pendukung, hingga perencanaan pembangunan secara bertahap.

Penulis
: Qorotu Ainii Afroo
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)