Mahasiswa KUKERTA UNRI Tanamkan Nilai Pancasila, Cegah Bullying, dan Tingkatkan Literasi Digital Siswa MTs Islamiyah Segomeng

datariau.com
69 view
Mahasiswa KUKERTA UNRI Tanamkan Nilai Pancasila, Cegah Bullying, dan Tingkatkan Literasi Digital Siswa MTs Islamiyah Segomeng

MERANTI, datariau.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Universitas Riau (UNRI) yang bertugas di Desa Segomeng, Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, melaksanakan tiga kegiatan sosialisasi edukatif bagi siswa MTs Islamiyah Desa Segomeng pada Senin (13/7/2026). Kegiatan ini bertujuan membentuk karakter generasi muda melalui penguatan nilai-nilai Pancasila, pencegahan perundungan (bullying), serta peningkatan literasi keamanan digital di kalangan pelajar.

Program tersebut merupakan bagian dari pengabdian mahasiswa kepada masyarakat yang berfokus pada penguatan karakter dan peningkatan kesadaran siswa terhadap tantangan yang dihadapi generasi muda di era digital. Seluruh rangkaian kegiatan mendapat sambutan positif dari pihak sekolah dan diikuti secara antusias oleh para siswa.

Sosialisasi pertama mengangkat tema Pemahaman Nilai-Nilai Pancasila. Dalam sesi ini, mahasiswa KUKERTA menjelaskan makna setiap sila Pancasila beserta implementasinya dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.

Baca juga:Mahasiwa KUKERTA Berdampak UNRI Perkuat Literasi, Cegah Bullying dan Tingkatkan Literasi Digital Siswa SDN 005 Rambahan


Mahasiswa mengajak para siswa untuk memahami bahwa nilai-nilai Pancasila tidak hanya menjadi dasar negara, tetapi juga pedoman dalam membangun sikap saling menghormati, toleransi, gotong royong, serta menumbuhkan rasa cinta tanah air.

Melalui berbagai contoh sederhana yang dekat dengan kehidupan pelajar, siswa diajak untuk menerapkan nilai kemanusiaan, persatuan, dan musyawarah dalam aktivitas sehari-hari sehingga tercipta lingkungan sekolah yang harmonis dan saling menghargai.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Sosialisasi Anti-Bullying. Pada sesi ini, mahasiswa memaparkan pengertian bullying, berbagai bentuk perundungan yang sering terjadi di lingkungan sekolah, dampak negatif yang ditimbulkan bagi korban maupun pelaku, hingga langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan bersama.

Baca juga:Mahasiswa Kukerta UNRI 2026 Peringati Hari Anak Nasional di SDN 004 Pelukahan, Tanamkan Semangat Anti-Bullying dan Raih Cita-cita


Mahasiswa menekankan bahwa tindakan perundungan tidak hanya berupa kekerasan fisik, tetapi juga dapat terjadi melalui ucapan, intimidasi, pengucilan, hingga perundungan di media sosial. Para siswa diajak untuk menjadi pelopor lingkungan sekolah yang aman dengan menghargai perbedaan, membangun empati, serta berani melaporkan tindakan bullying kepada guru apabila menemukannya.

Materi terakhir membahas Edukasi Keamanan Digital dan Penipuan Online. Seiring meningkatnya penggunaan internet dan media sosial di kalangan remaja, mahasiswa memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga keamanan data pribadi, mengenali berbagai modus penipuan online, serta menggunakan teknologi digital secara bijak dan bertanggung jawab.

Dalam sosialisasi tersebut, siswa diingatkan agar tidak sembarangan membagikan informasi pribadi di internet, selalu berhati-hati terhadap tautan maupun pesan mencurigakan, serta membiasakan melakukan verifikasi informasi sebelum mempercayai atau menyebarkannya kepada orang lain.

Baca juga: Mahasiswa Kukerta UNRI Edukasi Bahaya Bullying dan Merokok kepada Siswa SDN 009 Sungai Buluh


Mahasiswa juga mengajak peserta memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana belajar, mencari informasi yang bermanfaat, dan mengembangkan kreativitas, sehingga internet tidak hanya menjadi media hiburan, tetapi juga mendukung peningkatan kualitas pendidikan.

Ketiga sosialisasi berlangsung secara interaktif melalui penyampaian materi, diskusi, dan sesi tanya jawab. Antusiasme siswa terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan serta pendapat yang disampaikan selama kegiatan berlangsung. Interaksi tersebut menunjukkan tingginya minat peserta terhadap materi yang diberikan.

Kepala MTs Islamiyah Desa Segomeng mengapresiasi pelaksanaan program yang dinilai memberikan manfaat nyata bagi peserta didik dalam membentuk karakter sekaligus meningkatkan kesadaran mereka terhadap pentingnya menjaga sikap di lingkungan sekolah maupun di dunia digital.

Baca juga:Wujudkan Lingkungan Sekolah yang Aman dan Berkarakter, Mahasiswa Kukerta UNRI Gelar Edukasi Anti-Bullying di SDN 10 Sungai Tengah


"Kami berharap siswa-siswi dapat memahami, menghayati, dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, kami berharap tidak ada lagi tindakan bullying di sekolah ini, baik dalam bentuk fisik maupun nonfisik. Kami juga mengapresiasi mahasiswa KUKERTA Universitas Riau yang telah melaksanakan kegiatan sosialisasi ini di MTs Islamiyah Segomeng," ujar Kepala MTs Islamiyah Desa Segomeng.

Penulis
: Aisya Shaliha
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)