KUANSING, datariau.com - Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Universitas Riau (UNRI) Tahun 2026 Desa Pelukahan menggelar serangkaian kegiatan edukatif dan menghibur bersama siswa SD Negeri 004 Pelukahan. Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian mahasiswa terhadap tumbuh kembang anak melalui berbagai aktivitas yang menanamkan nilai-nilai karakter positif sekaligus menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan.
Rangkaian kegiatan mengusung tema perlindungan dan pemberdayaan anak melalui sosialisasi anti-bullying, Pohon Harapan, nonton bersama film edukatif, hingga berbagai perlombaan yang disesuaikan dengan jenjang kelas. Seluruh siswa mengikuti kegiatan dengan penuh semangat dan antusias.
Kegiatan diawali dengan sosialisasi anti-bullying yang bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya saling menghargai, menghormati perbedaan, serta berani menolak segala bentuk perundungan di lingkungan sekolah maupun kehidupan sehari-hari.
Mahasiswa Kukerta menyampaikan materi secara interaktif melalui diskusi dan sesi tanya jawab sehingga siswa lebih mudah memahami dampak negatif bullying serta pentingnya membangun sikap saling menghormati terhadap sesama teman.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap harapan dan cita-cita anak-anak, mahasiswa Kukerta juga menghadirkan kegiatan Pohon Harapan. Dalam kegiatan tersebut, setiap siswa menuliskan harapan, cita-cita, maupun pesan positif pada selembar kertas, kemudian menggantungkannya pada ranting pohon yang telah disiapkan.
Pohon Harapan tersebut menjadi simbol semangat, optimisme, serta impian anak-anak dalam meraih masa depan yang lebih baik. Kegiatan ini juga mendorong siswa untuk berani bermimpi sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri dalam mengejar cita-cita mereka.
Suasana semakin meriah saat seluruh peserta mengikuti kegiatan nonton bersama film animasi Upin & Ipin: Keris Siamang Tunggal. Film tersebut dipilih karena sarat dengan pesan moral mengenai persahabatan, kerja sama, keberanian, tanggung jawab, dan sikap saling menghormati.

Melalui tayangan tersebut, siswa tidak hanya mendapatkan hiburan, tetapi juga diajak memahami berbagai nilai karakter yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.
Puncak peringatan Hari Anak Nasional diisi dengan berbagai perlombaan yang dirancang sesuai usia peserta. Siswa kelas I dan II mengikuti lomba Biskuit Kocak yang menguji ketelitian dan konsentrasi dalam memindahkan biskuit dari dahi ke mulut tanpa menggunakan tangan.
Sementara itu, siswa kelas III dan IV berpartisipasi dalam permainan Ranking 1 yang menguji wawasan umum serta kemampuan berpikir cepat melalui serangkaian pertanyaan. Adapun siswa kelas V dan VI mengikuti Lomba Cerdas Cermat yang dirancang untuk mengasah kemampuan akademik, kerja sama tim, serta ketangkasan dalam menjawab soal.
Seluruh rangkaian lomba berlangsung meriah dan dipenuhi sorak sorai para peserta maupun guru yang memberikan dukungan kepada siswa. Selain menjadi ajang kompetisi yang sehat, kegiatan tersebut juga melatih rasa percaya diri, sportivitas, dan kekompakan antarsiswa.
Kegiatan mendapat sambutan hangat dari Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SD Negeri 004 Pelukahan, Satri, S.Pd., beserta seluruh majelis guru. Mereka mengapresiasi inisiatif mahasiswa Kukerta yang menghadirkan kegiatan edukatif sekaligus menghibur bagi peserta didik.
Guru dan siswa mengaku senang karena kegiatan tersebut tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga menyampaikan pesan-pesan positif yang bermanfaat bagi pembentukan karakter anak sejak usia dini.
Koordinator kegiatan mengatakan, peringatan Hari Anak Nasional merupakan momentum penting untuk mengingatkan seluruh elemen masyarakat agar terus memberikan ruang yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi anak dalam belajar serta berkembang.
"Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan pengalaman yang berkesan bagi adik-adik di SDN 004 Pelukahan sekaligus menumbuhkan kesadaran tentang pentingnya saling menghargai, menjauhi perilaku bullying, serta berani bermimpi dan meraih cita-cita," ujarnya.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Mahasiswa Kukerta Berdampak Universitas Riau Tahun 2026 Desa Pelukahan berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung tumbuh kembang anak, menanamkan nilai-nilai karakter positif, sekaligus mempererat sinergi antara perguruan tinggi, sekolah, dan masyarakat.
Peringatan Hari Anak Nasional di SD Negeri 004 Pelukahan pun berlangsung penuh makna. Keceriaan, semangat belajar, serta antusiasme para siswa menjadi bukti bahwa kolaborasi antara mahasiswa dan sekolah mampu menghadirkan pengalaman berharga yang tidak hanya menghibur, tetapi juga membentuk karakter generasi penerus bangsa.***