Mahasiswa KUKERTA UNRI Tanam Ratusan Bibit Durian dan Jengkol di Desa Sungai Besar Rohil

datariau.com
80 view
Mahasiswa KUKERTA UNRI Tanam Ratusan Bibit Durian dan Jengkol di Desa Sungai Besar Rohil
Foto: Irfan Sinaga
Penanaman Bibit Secara Simbolis oleh Penghulu.

ROKAN HILIR, datariau.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Reguler Universitas Riau (Unri) Tahun 2026 kembali menunjukkan kontribusi nyata dalam pembangunan desa melalui program penghijauan bertajuk "Penanaman untuk Keberlanjutan: Satu Bibit untuk Hari Ini, Sejuta Manfaat untuk Masa Depan" di Desa Sungai Besar, Kecamatan Pekaitan, Kabupaten Rokan Hilir, Selasa (7/7/2026).

Program yang mengedepankan aspek pendidikan, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat ini dilaksanakan bekerja sama dengan Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Indragiri Rokan. Sebanyak 800 bibit tanaman produktif berhasil disalurkan kepada masyarakat, terdiri atas 600 bibit durian dan 200 bibit jengkol.

Pemilihan dua komoditas tersebut didasarkan pada karakteristik lahan Desa Sungai Besar yang dinilai sangat sesuai untuk mendukung pertumbuhan tanaman, sehingga diharapkan mampu menjadi investasi jangka panjang bagi masyarakat sekaligus memperkuat ekonomi desa.

Baca juga:Mahasiswa Kukerta UNRI Kolaborasi dengan Peternak Desa Rawa Bangun, Kembangkan Silase untuk Tingkatkan Produktivitas Ternak


Peresmian program berlangsung di Kantor Penghulu Desa Sungai Besar dan ditandai dengan penanaman bibit secara simbolis oleh Penghulu Desa Sungai Besar, Antok Sutomo, S.Sos., M.Ip., bersama Bhabinkamtibmas, perangkat desa, Badan Permusyawaratan Kepenghuluan (BPKep), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), kelompok tani, serta para Ketua RT dan RW.

Sebanyak 650 bibit kemudian didistribusikan kepada 650 Kepala Keluarga (KK) yang tersebar di 10 RT melalui koordinasi para Ketua RT. Adapun 150 bibit lainnya akan ditanam secara bertahap oleh mahasiswa KUKERTA di berbagai fasilitas umum, seperti kawasan kantor penghulu dan sejumlah sekolah di Desa Sungai Besar.

Ketua KUKERTA Unri Desa Sungai Besar, Mario Morgent, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk pengabdian mahasiswa yang tidak hanya berorientasi pada penghijauan, tetapi juga pada pembangunan ekonomi desa di masa mendatang.

Baca juga:Makaru, Inovasi Camilan Daun Ubi Singkong Khas Riau Antarkan Tim Mahasiswi FEB Universitas Riau Raih Pendanaan P2MW 2026


"Penanaman pohon merupakan salah satu upaya kita sebagai mahasiswa untuk melakukan penghijauan di lingkungan desa. Durian secara khusus dipilih agar ke depannya desa ini memiliki produk unggulan desa dan dapat lebih dikenal oleh masyarakat luar," ujar Mario yang merupakan mahasiswa Program Studi Akuntansi Unri.



Menurutnya, keberadaan tanaman produktif tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat, baik dari sisi lingkungan maupun peningkatan pendapatan ketika pohon mulai menghasilkan buah.

Program ini mendapat apresiasi penuh dari Penghulu Desa Sungai Besar, Antok Sutomo. Ia berharap bibit yang telah dibagikan dapat dirawat dengan baik sehingga mampu menjadi komoditas unggulan desa.

Baca juga:Mahasiswa Kukerta Berdampak UNRI Edukasi Warga Teluk Pambang Cegah Diabetes Melitus Lewat Pemanfaatan TOGA


"Harapannya jelas, semoga bibit yang kita tanam hari ini yang distribusinya melalui adik-adik KKN dapat tumbuh dan berbuah, karena memang komoditas tersebut di sini masih sedikit. Untuk durian sendiri, baru beberapa waktu lalu ada yang bisa berbuah di sini. Jadi harapannya, pohon yang ditanam bisa menghasilkan dan Desa Sungai Besar kelak bisa menjadi salah satu desa penghasil durian dan jengkol," katanya.

Antusiasme masyarakat terlihat dari tingginya partisipasi warga dalam menerima dan menanam bibit. Mayoritas penduduk Desa Sungai Besar yang menggantungkan hidup pada sektor perkebunan kelapa sawit menilai program ini dapat menjadi alternatif diversifikasi usaha sekaligus memperkuat ketahanan pangan keluarga.

Selain bernilai ekonomis, keberadaan tanaman buah juga diharapkan mampu meningkatkan tutupan hijau kawasan desa dan mendukung pelestarian lingkungan.

Baca juga:Google Student Ambassador Universitas Riau Adakan Gemini Chill and Create: Live Editorial Collaboration


Program penghijauan ini merupakan bagian dari rangkaian pengabdian 10 mahasiswa KUKERTA Reguler Unri yang mengusung tema "Unri Membangun Kampung" di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr. Amrul Khoiri, S.P., M.Si.

Selama menjalankan masa pengabdian selama 40 hari, para mahasiswa tidak hanya fokus pada kegiatan pelestarian lingkungan, tetapi juga melaksanakan berbagai program pemberdayaan masyarakat yang mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam pengentasan kemiskinan dan penguatan ketahanan ekonomi desa.

Salah satu program unggulan lainnya adalah pendampingan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui digitalisasi pemasaran agar produk lokal memiliki daya saing yang lebih tinggi.

Baca juga:Mahasiswa KKN Universitas Riau Kenalkan Biopori sebagai Solusi Genangan di Lahan Cabai Desa Ketam Putih


Meski demikian, mahasiswa juga mencatat masih adanya sejumlah tantangan pembangunan di Desa Sungai Besar, seperti keterbatasan akses jalan, minimnya ketersediaan air bersih, serta jaringan telekomunikasi yang belum memadai. Kondisi tersebut dinilai memerlukan perhatian lebih dari pemerintah agar potensi desa dapat berkembang secara optimal.

Melalui sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat, program KUKERTA Unri diharapkan tidak hanya meninggalkan jejak pengabdian selama masa KKN, tetapi juga memberikan manfaat berkelanjutan bagi pembangunan Desa Sungai Besar di masa depan.***

Penulis
: Irfan Sinaga
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)