Mahasiswa Kukerta UNRI Sulap Limbah Plastik Menjadi Paving Blok

datariau.com
1.187 view
Mahasiswa Kukerta UNRI Sulap Limbah Plastik Menjadi Paving Blok

INHIL, datariau.com - Program Kukerta Bangun Desa Universitas Riau yang sedang berlangsung di Desa Mekar Sari Kecamatan Reteh Kabupaten Indragiri Hilir memberikan pengaruh besar bagi masyarakat desa dalam pengelolaan sampah.

Mahasiswa Kukerta UNRI yang terdiri dari 10 anggota kelompok dengan tiga Fakultas mencoba mengurangi limbah sampah plastik di Desa Mekar Sari yang selama ini sumber keresahan masyarakat, namun apabila dapat diberdayakan dapat memiliki nilai harga.

Ketua Kelompok Kukerta Fajar Maulana berpikir, bahwa salah satu cara mengurangi sampah plastik adalah dengan pembuatan paving block dengan bahan dasar sampah plastik dan bahan pendukung pasir.

Fajar menyampaikan bahwa paving block dengan bahan dasar plastik akan sangat membantu mengurangi limbah plastik serta dapat menjadi ekonomi kreatif apabila dapat diberdayakan dengan baik.

Dalam upaya tersebut, kelompok Kukerta Desa Mekar Sari mengajak masyarakat untuk terlibat dalam sosialisasi dan praktek pembuatan paving block. Antusiasme masyarakat pun terlihat baik dengan datangnya mereka di tengah kesibukan mereka.

Melihat antusiasme masyarakat, mahasiswa Kukerta juga dengan baik menyambut antusiasme masyarakat tersebut dengan cara memberikan penampilan terbaik dalam penyampaian materi dan praktek pembuatan paving block.

"Pengelolaan sampah menjadi paving block selain dapat memperbaiki lingkungan agar lebih bersih, juga akan sangat membantu meningkatkan sumber daya manusia," kata Vicky Dixondra, Mahasiswa Kukerta yang menjadi pemateri pemanfaatan sampah plastik menjadi paving block.

Vicky menjelaskan, proses pengolahan sampah menjadi paving block adalah dengan cara melelehkan plastik di sebuah wadah pada suhu tertentu hingga mencair, ditambah dengan sedikit pasir. Adonan paving block dimasukkan ke dalam cetakan dan didinginkan.

Masyarakat melihat bahwa ternyata hasil paving block berbahan dasar plastik jauh lebih keras ketimbang dari semen, membuat masyarakat terlihat ingin langsung melakukan percobaan di rumah masing-masing.

Mahasiswa berharap dengan adanya sosialisasi ini, masyarakat desa Mekar Sari jauh lebih peka terhadap bahaya sampah plastik yang sulit terurai serta mereka juga berharap masyarakat dapat memanfaatkan pembuatan paving block berbahan dasar plastik ini dapat meningkatkan SDM desa Mekar Sari. ***

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)