Mahasiswa Kukerta UNRI Latih Warga Teluk Jira Olah Sabut Kelapa Menjadi Cocopeat Bernilai Ekonomi

datariau.com
156 view
Mahasiswa Kukerta UNRI Latih Warga Teluk Jira Olah Sabut Kelapa Menjadi Cocopeat Bernilai Ekonomi

INDRAGIRI HILIR, datariau.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Universitas Riau (UNRI) melaksanakan program pemberdayaan masyarakat melalui Sosialisasi dan Pelatihan Pengolahan Limbah Sabut Kelapa Menjadi Cocopeat sebagai Media Tanam di Kantor Desa Teluk Jira, Kecamatan Tempuling, Kabupaten Indragiri Hilir, Selasa (21/7/2026).

Kegiatan tersebut diikuti perangkat desa, tokoh masyarakat, serta warga Desa Teluk Jira yang tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara. Program ini menjadi salah satu upaya mahasiswa Kukerta UNRI dalam mendorong pemanfaatan potensi lokal melalui pengolahan limbah sabut kelapa menjadi produk yang memiliki nilai guna sekaligus nilai ekonomi.

Acara diawali dengan sambutan dari pemerintah Desa Teluk Jira yang menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa Kukerta Universitas Riau menghadirkan program edukasi berbasis potensi desa. Pemerintah desa berharap kegiatan tersebut mampu memberikan pengetahuan baru sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat.

Baca juga:Limbah Sabut Kelapa, Peluang Ekonomi Baru Masyarakat


Dalam sesi sosialisasi, mahasiswa Kukerta memberikan materi mengenai manfaat cocopeat sebagai media tanam yang ramah lingkungan, teknik pengolahan limbah sabut kelapa, hingga prospek usaha yang dapat dikembangkan dari produk tersebut. Cocopeat dikenal memiliki kemampuan menyimpan air dengan baik, sehingga banyak dimanfaatkan sebagai media tanam pada sektor pertanian dan hortikultura.

Peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan limbah secara berkelanjutan. Sabut kelapa yang selama ini sering dianggap sebagai limbah ternyata memiliki potensi besar untuk diolah menjadi produk bernilai jual apabila dikelola dengan teknik yang tepat.

Tidak hanya mendapatkan materi, peserta juga diajak mengikuti praktik langsung pembuatan cocopeat. Dalam pelatihan tersebut, masyarakat diperkenalkan pada setiap tahapan pengolahan limbah sabut kelapa, mulai dari proses pencacahan, pengayakan, hingga menghasilkan cocopeat yang siap digunakan sebagai media tanam.

Baca juga:Bersama Murid SMPN 02 Batang Tuaka, Mahasiswa Kukerta UNRI Sulap Limbah Sabut Kelapa Menjadi Barang Berharga


Suasana pelatihan berlangsung interaktif. Warga terlihat aktif mengajukan berbagai pertanyaan seputar teknik pengolahan, kualitas cocopeat yang baik, hingga peluang pemasaran produk. Bahkan, sejumlah peserta turut mencoba secara langsung proses pembuatan cocopeat di bawah pendampingan mahasiswa Kukerta.

Mahasiswa Kukerta UNRI berharap kegiatan ini dapat menjadi bekal bagi masyarakat untuk mengembangkan potensi ekonomi berbasis sumber daya lokal. Dengan melimpahnya hasil perkebunan kelapa di Desa Teluk Jira, limbah sabut kelapa diharapkan tidak lagi terbuang percuma, tetapi dapat diolah menjadi produk yang memiliki nilai tambah.

Selain memberikan manfaat ekonomi, pemanfaatan limbah sabut kelapa juga dinilai mampu mendukung pengelolaan lingkungan yang lebih baik melalui pengurangan limbah organik yang belum dimanfaatkan secara optimal.

Penulis
: Emilda Firdaus
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)