Bersama Murid SMPN 02 Batang Tuaka, Mahasiswa Kukerta UNRI Sulap Limbah Sabut Kelapa Menjadi Barang Berharga

datariau.com
553 view
Bersama Murid SMPN 02 Batang Tuaka, Mahasiswa Kukerta UNRI Sulap Limbah Sabut Kelapa Menjadi Barang Berharga

INHIL, datariau.com - Mahasiswa Kukerta Universitas Riau di Desa Sungai Luar tahun 2024 mengadakan sosialisasi dan pelatihan pemanfaatan limbah sabut kelapa dengan membuat barang berguna yaitu keset kaki di SMP Negeri 02 Kecamatan Batang Tuaka Kabupaten Indragiri Hilir.

Limbah sabut kelapa merupakan hasil sampingan dari industri kelapa yang sering kali menjadi masalah lingkungan terkhusus bagi wilayah Indragiri hilir yang dijuluki sebagai negeri hamparan kelapa.

Penumpukan limbah ini tidak hanya merusak pemandangan, tetapi juga dapat mencemari tanah dan air. Di sisi lain, limbah sabut kelapa memiliki potensi besar untuk diubah menjadi produk yang bermanfaat.

Oleh karena itu mahasiswa kukerta Universitas Riau di Desa Sungai Luar yang dibimbing oleh Dosen Pembimbing Lapangan M Rizwan BEc MEc melakukan sosialisasi mengenai cara pemanfaatan limbah sabut kelapa agar bisa menjadi barang berguna dengan melakukan praktik membuat keset kaki yang dilakukan oleh siswa kelas 8 di SMP Negeri 02 Kecamatan Batang Tuaka.

Acara ini diawali dengan kata sambutan dari Kepala SMP Negeri 02 Batang Tuaka Elfarman lalu pembukaan oleh moderator Windi Srinova Ramadhini dan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh penanggung jawab kegiatan yaitu Kristin Anjel Hutasoit.

Sebelum melanjutkan ke sesi berikutnya, Ladyatri Aisyah Wulandari beserta seluruh anggota kukerta memimpin ice breaking sebagai pencairan suasana.

Memasuki sesi tanya jawab dimana peserta yang merupakan siswa siswi SMP negeri 02 Kecamatan Batang Tuaka mengajukan pertanyaan dan berdiskusi langsung.

Kemudian dilanjutkan dengan melakukan demonstrasi langsung, dimana para peserta terlebih dahulu diarahkan untuk membentuk kelompok.

Lalu setiap kelompok dibekali alat dan bahan yang telah disediakan sebelumnya berupa sabut kelapa yang telah dibersihkan, benang, jarum jahit, dan gunting.

Sosialisasi dan pelatihan pemanfaatan limbah sabut kelapa menjadi keset kaki di SMPN 02 Batang Tuaka diharapkan dapat memberikan kesadaran bagi para peserta tentang pentingnya menjaga keseimbangan lingkungan dan menimbulkan kepekaan terhadap pengelolaan limbah menjadi sesuatu yang berguna lewat kekreativitasan para peserta.

Acara ditutup dengan pembagian reward untuk seluruh peserta yang telah hadir dan sesi foto bersama Kepala Sekolah.

“Bapak berharap dengan adanya pelatihan ini, kedepan anak-anak semua dapat mempraktikan kembali pembuatan keset kaki sebagai pemanfaatan limbah sabut kelapa dan berguna bagi sekolah kita,” kata Elfarman. ***


JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)