Mahasiswa Kukerta UNRI Hidupkan Permainan Tradisional di Kelurahan Pelalawan: Berlangsung Meriah dan Bertabur Hadiah

datariau.com
75 view
Mahasiswa Kukerta UNRI Hidupkan Permainan Tradisional di Kelurahan Pelalawan: Berlangsung Meriah dan Bertabur Hadiah

PELALAWAN, datariau.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Universitas Riau (UNRI) yang melaksanakan pengabdian di Kelurahan Pelalawan, Kecamatan Pelalawan, Kabupaten Pelalawan, sukses menggelar program kerja bertajuk Permainan Rakyat pada Sabtu-Ahad (25-26/7/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 14.00 hingga 17.30 WIB itu mendapat sambutan hangat dari masyarakat dan diikuti dengan antusias oleh anak-anak dari berbagai jenjang pendidikan.

Program ini diikuti peserta mulai dari tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP). Tak hanya peserta, ratusan warga juga memadati lokasi kegiatan untuk memberikan dukungan kepada anak-anak yang mengikuti perlombaan. Suasana penuh kegembiraan, canda tawa, dan semangat kebersamaan mewarnai jalannya kegiatan selama dua hari.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa Kukerta UNRI berupaya menghidupkan kembali permainan tradisional yang mulai jarang dimainkan di era digital. Selain menjadi sarana hiburan, permainan rakyat juga diharapkan mampu menanamkan nilai-nilai kebersamaan, sportivitas, kerja sama, serta mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat.

Baca juga:Mahasiswa KUKERTA UNRI Dorong Digitalisasi Delapan UMKM Desa Buluh Rampai, Perkuat Promosi Lewat Google Maps hingga WhatsApp Business


Pelaksanaan kegiatan berlangsung berkat kolaborasi antara mahasiswa Kukerta Universitas Riau dengan Karang Taruna Kelurahan Pelalawan. Sinergi tersebut membuat seluruh rangkaian acara berjalan tertib, meriah, dan mendapat apresiasi dari masyarakat setempat.

Selama dua hari pelaksanaan, panitia menyelenggarakan sebanyak 10 jenis perlombaan. Pada hari pertama, Sabtu (25/7), peserta mengikuti lomba Delong, Sarung Air, Kerucut Air, Makan Kerupuk Individu, serta Makan Kerupuk Tim. Sementara pada hari kedua, Ahad (26/7), perlombaan dilanjutkan dengan Makan Kue, Bakiak Putra dan Putri, Estafet Kayu, Paku dalam Botol, serta Balap Karung Putra dan Putri.

Ketua Pelaksana kegiatan, Tuah Hidayat, mengatakan bahwa program tersebut dirancang untuk memperkenalkan kembali permainan tradisional kepada generasi muda sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga.

Baca juga:Mahasiswa KUKERTA UNRI Tanamkan Nilai Pancasila, Cegah Bullying, dan Tingkatkan Literasi Digital Siswa MTs Islamiyah Segomeng


"Kami ingin menghadirkan kegiatan yang sederhana, tetapi punya makna. Lewat permainan rakyat ini, anak-anak bisa bermain bersama, belajar bekerja sama, dan menikmati permainan tradisional yang sekarang mulai jarang dimainkan. Alhamdulillah, antusias masyarakat sangat luar biasa. Dukungan dari warga membuat kami semakin semangat menjalankan program kerja ini," ujarnya.

Menurutnya, tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan bahwa permainan tradisional masih memiliki daya tarik yang kuat apabila dikemas dalam kegiatan yang menarik dan melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Kesuksesan kegiatan tersebut juga tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak. Acara turut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Pelalawan Asnol Mubarack, S.Sos., M.Si. beserta istri, Sekretaris Kecamatan Pelalawan Yanto beserta istri, Lurah Kelurahan Pelalawan Musa beserta istri, serta Ketua Karang Taruna Tengku Radian beserta istri.

Baca juga:Mahasiswa FISIP Berdampak Unri Gandeng OJK dan BRK Syariah Edukasi Warga Delima Waspada Kejahatan Digital


Kehadiran para tamu undangan menjadi bentuk apresiasi terhadap inisiatif mahasiswa dalam menghadirkan program yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memiliki nilai edukatif dan sosial bagi masyarakat.

Selain itu, Karang Taruna Kelurahan Pelalawan, perangkat kelurahan, tokoh masyarakat, dan warga setempat turut berperan aktif sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan kegiatan. Kolaborasi yang terjalin menjadi salah satu faktor utama suksesnya penyelenggaraan program kerja tersebut.

Rangkaian kegiatan ditutup pada Minggu sore (26/7) dengan pengumuman para pemenang serta pembagian hadiah kepada peserta terbaik di setiap perlombaan. Momen tersebut berlangsung meriah dengan sorak sorai dan tepuk tangan dari para peserta, orang tua, maupun masyarakat yang hadir menyaksikan jalannya acara.

Bagi mahasiswa Kukerta Universitas Riau, kegiatan Permainan Rakyat bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga menjadi media untuk memperkenalkan kembali kekayaan budaya lokal kepada generasi muda. Melalui permainan tradisional, anak-anak diajak untuk lebih aktif berinteraksi, membangun kekompakan, dan mengurangi ketergantungan terhadap permainan berbasis gawai.

Baca juga:Media Online Tempat Memuat Berita Kukerta, Ribuan Artikel Mahasiswa Tayang di Data Riau


Mahasiswa Kukerta UNRI berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya melestarikan warisan budaya bangsa sekaligus memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat. Program ini juga menjadi bukti bahwa sinergi antara mahasiswa, pemerintah daerah, Karang Taruna, dan masyarakat mampu menghadirkan kegiatan yang bermanfaat serta memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.***

Penulis
: Melani Noviantori Ramadhan
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)