KUANSING, datariau.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Berdampak Universitas Riau (UNRI) menggelar sosialisasi anti-bullying bertajuk “Kelas Hebat Tanpa Bullying” di SDN 002 Lubuk Ambacang, Kabupaten Kuantan Singingi, Rabu (22/7/2026).
Kegiatan tersebut menyasar siswa dan siswi kelas 4, 5, dan 6. Sosialisasi turut dihadiri mahasiswa KUKERTA Berdampak UNRI, kepala sekolah, serta jajaran guru SDN 002 Lubuk Ambacang.
Kegiatan ini menjadi bagian dari pengabdian mahasiswa kepada masyarakat sekaligus upaya memberikan pemahaman kepada anak-anak mengenai pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan terbebas dari tindakan perundungan.
Baca juga:KUKERTA Berdampak UNRI Hidupkan Kembali Pesona Wisata Lubuk Ambacang, Bersihkan Air Terjun Tangkoban dan Ngarai Tangogan
Dalam sosialisasi, mahasiswa KUKERTA menjelaskan berbagai hal terkait bullying, mulai dari pengertian, bentuk-bentuk perundungan, dampak yang dapat ditimbulkan, hingga langkah-langkah pencegahannya. Materi disampaikan menggunakan bahasa sederhana agar mudah dipahami dan diterapkan oleh siswa dalam kehidupan sehari-hari.
Untuk membuat kegiatan lebih menarik, mahasiswa juga menghadirkan drama anti-bullying. Drama tersebut menggambarkan situasi perundungan yang dapat terjadi di lingkungan sekolah serta menunjukkan sikap yang tepat ketika siswa menghadapi atau menyaksikan tindakan bullying.
Melalui drama tersebut, siswa diajak memahami bahwa tindakan mengejek, mengucilkan, mempermalukan, maupun menyakiti teman bukanlah bentuk candaan yang dapat dibenarkan. Sebaliknya, siswa didorong untuk saling menghargai dan berani mengambil sikap ketika melihat tindakan perundungan.
Baca juga:Pengabdian KUKERTA Berdampak UNRI, Mahasiswa Rancang Kawasan Desa Wisata Lubuk Ambacang Berbasis Potensi Lokal
Suasana kegiatan semakin interaktif melalui ice breaking dan games edukatif. Selain menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, kegiatan tersebut dirancang untuk menanamkan nilai kerja sama, saling menghargai, kepedulian, serta pentingnya memperlakukan teman dengan baik.
Mahasiswa KUKERTA Berdampak UNRI berharap edukasi “Kelas Hebat Tanpa Bullying” dapat membantu siswa mengenali tindakan bullying sejak dini. Siswa juga diharapkan memiliki keberanian untuk mencegah perundungan dan tidak menjadi pelaku maupun ikut mendukung tindakan tersebut.
Edukasi anti-bullying sejak usia sekolah dinilai penting karena lingkungan pertemanan memiliki peran besar dalam membentuk karakter anak. Dengan pemahaman yang baik, siswa diharapkan mampu membangun hubungan pertemanan yang sehat, positif, dan saling menghormati.
Baca juga:Media Online Tempat Memuat Berita Kukerta, Ribuan Artikel Mahasiswa Tayang di Data Riau
Kegiatan ini juga diharapkan dapat mendukung terciptanya suasana belajar yang lebih aman dan nyaman bagi seluruh siswa SDN 002 Lubuk Ambacang. Kehadiran mahasiswa KUKERTA tidak hanya menjadi bentuk pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga menjadi upaya nyata dalam menanamkan nilai-nilai positif kepada generasi muda di Desa Lubuk Ambacang.***