DATARIAU.COM - Sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Berdampak Universitas Riau (UNRI) Tahun 2026 melaksanakan program pembuatan dan pemasangan papan informasi waktu terurai sampah di Desa Pulau Deras, Jumat (17/7/2026). Program ini bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai lamanya waktu yang dibutuhkan berbagai jenis sampah untuk terurai secara alami sehingga dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah yang bijak.
Papan informasi tersebut memuat berbagai jenis sampah beserta estimasi waktu penguraiannya. Informasi yang ditampilkan antara lain sampah organik yang dapat terurai dalam hitungan minggu hingga bulan, kertas dalam beberapa bulan, kaleng aluminium yang membutuhkan waktu puluhan hingga ratusan tahun, plastik hingga ratusan tahun, serta kaca yang memerlukan waktu sangat lama untuk terurai.
Seluruh informasi disajikan dengan desain yang menarik, sederhana, dan mudah dipahami oleh masyarakat dari berbagai kalangan. Dengan demikian, papan informasi diharapkan menjadi media edukasi yang efektif dalam menyampaikan pesan penting tentang dampak sampah terhadap lingkungan.
Baca juga:Mahasiswa Kukerta Berdampak UNRI Edukasi Pola Hidup Sehat kepada Siswa SDN 010 Pulau Deras
Program ini dilatarbelakangi masih rendahnya pengetahuan masyarakat, khususnya di Desa Pulau Deras, mengenai waktu penguraian berbagai jenis sampah. Banyak warga yang belum menyadari bahwa sejumlah sampah, terutama plastik dan kaca, membutuhkan waktu sangat lama untuk terurai sehingga berpotensi mencemari tanah maupun perairan.
Melalui pemasangan papan informasi tersebut, mahasiswa Kukerta berharap masyarakat semakin memahami pentingnya memilah sampah sesuai jenisnya, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta menerapkan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dalam kehidupan sehari-hari.
Baca juga:Mahasiswa Kukerta Berdampak UNRI dan PKK Desa Pulau Deras Tanam Bibit, Wujudkan Lingkungan Hijau dan Lestari
Pemasangan papan informasi mendapat sambutan positif dari perangkat desa maupun masyarakat setempat. Kehadiran media edukasi ini diharapkan dapat menjadi pengingat bagi warga agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan dan membiasakan diri membuang sampah pada tempatnya.
Selain menjadi sarana edukasi bagi masyarakat umum, papan informasi tersebut juga diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran bagi anak-anak dan generasi muda mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sejak usia dini.
Baca juga:Mahasiswa Kukerta UNRI Gelar Sosialisasi Pencegahan Bullying di SDN 010 Pulau Deras, Wujudkan Sekolah Aman dan Ramah Anak
Melalui program ini, Mahasiswa Kukerta Berdampak Universitas Riau Tahun 2026 menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Keberadaan papan informasi waktu terurai sampah diharapkan mampu meningkatkan kesadaran lingkungan, mendorong perubahan perilaku dalam pengelolaan sampah, serta mendukung terciptanya lingkungan desa yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.***