Mahasiswa Kukerta BK UNRI Sosialisasi CTPS Pencegahan Stunting di SDN 017 Desa Merangin

datariau.com
1.876 view
Mahasiswa Kukerta BK UNRI Sosialisasi CTPS Pencegahan Stunting di SDN 017 Desa Merangin

KAMPAR, datariau.com - Kelompok mahasiswa kuliah kerja nyata Balek Kampung (BK) Universitas Riau Kukerta UNRI tahun 2022 mengadakan sosialisasi perilaku hidup bersih dan sehat atau PHBS berupa kegiatan cuci tangan pakai sabun atau CTPS yang baik dan benar, di Halaman SDN 017 Desa Merangin, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar, Senin (25/7/2022).

Kukerta UNRI yang beranggotakan Syahrul Hidayat sebagai ketua kelompok (Akuntansi), Ridho Aldiokta Putra (Akuntansi), Fandi Rahmat Andrian (Akuntansi), Hasbullah Zakky (Akuntansi), Mutiara (Ilmu Pemerintahan), Riva Mutiara (Administrasi Publik), Chania Arnata (Administrasi Publik), Tia Suherianti (Administrasi Publik), Rizka Hasanah (Sosiologi), dan Afrina Putri (Agribisnis Perikanan). Dimana Kelompok Kukerta UNRI Desa Merangin ini dibimbing oleh Henny Syawal.

Kegiatan sosialisasi ini diadakan guna sebagai edukasi sejak dini atas kondisi pola hidup yang ada, dimana merupakan kendali atas permasalahan kesehatan yang akan terjadi. Sama diketahui bahwa salah satu kegiatan yang sedang digalakkan oleh pemerintah setempat adalah pencegahan stunting yang merupakan salah satu permasalahan kesehatan yang ada.

Baca juga: Digitalisasi ke Sekolah, Tim Kukerta UNRI Sosialisasi Basic Microsoft Office ke SMPN 7 Bengkalis


Syahrul Hidayat sebagai ketua kelompok Kukerta UNRI menuturkan bahwa sosialisasi ini tidak sekedar hanya sebagai kegiatan yang hanya berjalan begitu saja tanpa ada poin yang bisa didapatkan nantinya oleh mahasiswa di SDN 017 Desa Merangin. Maka dari itu sosialisasi ini dikonsepkan dengan matang sebelum agenda tersebut dilaksanakan.

?Sama kita tahu bahwa salah satu penyebab kesehatan pada seseorang itu dipengaruhi besar oleh lingkungan hidupnya, maka dari itu kami mahasiswa mencoba membenahi lingkungan hidup dengan masuk untuk memberikan edukasi pola hidup sehat dimulai dari dasarnya yaitu cuci tangan pakai sabun yang benar sejak dini, sekaligus ini bisa menjadi solusi pencegahan stunting nantinya,? ungkap Syahrul.

Kegiatan ini diterima baik oleh pihak sekolah dan para guru di SDN 017 Desa Merangin. Pihak sekolah memang ingin program ini digalakkan sebagai perwujudan pola hidup sehat sejak dini. Sebelumnya mahasiswa tim Kukerta UNRI juga telah berdiskusi dengan pihak sekolah mengenai agenda yang akan dilaksanakan untuk di SDN 017 Desa Merangin.

?Memang sebelumnya kami mahasiswa melaksanakan diskusi sebanyak dua kali dengan pihak sekolah, dimana pertemuan tersebut dimulai dengan penyampaian agenda yang akan dilaksanakan dilanjutkan dengan pengkoordinasian jadwal pengabdian untuk di SDN 017 Desa Merangin. Kami dari tim kukerta UNRI akan masuk ke sekolah dengan tiga jadwal salah satunya terkait sosialisasi ini,? terang Syahrul.

Baca juga: Tim Pengabdian Mahasiswa UNRI Gelar Sosialisasi Akuaponik kepada Masyarakat Desa Rimbo Panjang


Edol Kurniawan, selaku dari pihak sekolah juga berharap mahasiswa kukerta bisa membagikan ilmu yang dimiliki serta inovasi untuk sekolah SDN 017 Desa Merangin ini. Karena pihak sekolah berharap pengabdian mahasiswa bisa meninggalkan bekas ilmu yang bermanfaat untuk para siswa nantinya.

?Tentunya kami dari pihak sekolah akan mendukung penuh program kegiatan dari adik adik mahasiswa untuk sekolah, serta bisa membagikan ilmu yang diperoleh untuk adik adik sehingga bisa diimplementasikan dan berguna untuk siswa- siswi terkhususnya di SDN 017 Desa Merangin nantinya dimasa mendatang,? ungkapnya.

Kegiatan ini mendapat antusias penuh dari siswa-siswi di SDN 017 Desa Merangin. Mahasiswa kukerta menkonsepkan sosialisasi ini dibarengi dengan praktik yang langsung dilakukan di depan para siswa, sehingga bisa dilihat dan dicoba langsung nantinya.

Selanjutnya tim kukerta Unri juga memberikan hadiah atau doorprize kepada beberapa anak yang bisa mempraktikkan cuci tangan yang benar yang sebelumnya juga telah dicontohkan, dan beberapa hadiah dalam beberapa games seru guna memacu semangat dan keberanian pada diri siswa.

Terakhir kegiatan sosialisasi ditutup dengan gerakan senam 7 langkah cuci tangan pakai sabun yang benar yang diikuti oleh mahasiswa dan siswa-siswi SDN 017 Desa Merangin.

Dari Program sosialisasi ini diharapkan pola hidup sehat melalui CTPS yang benar bisa diterapkan atau diimplementasikan sejak dini oleh siswa- siswi SDN 017 Desa Merangin sebagai pencegahan awal dari penyakit kesehatan lainnya yang akan terjadi dari pola hidup yang tidak sehat atau buruk seperti stunting yang mulai menyebar dalam kehidupan masyarakat. (lis)

Baca juga: Bantu Terwujudnya BIAN, Mahasiswa Kukerta UNRI Ikut Serta Sukseskan Imunisasi Pendataan Bayi dan Balita
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)